alexametrics

Tiga Gubernur Absen, Rapat Penanggulangan Banjir Jabodetabek Batal

27 Februari 2020, 14:01:12 WIB

JawaPos.com – Rapat koordinasi penanggulangan banjir di Komisi DPR kemarin (26/2) urung terlaksana. Gara-garanya, tiga gubernur di wilayah terdampak, yakni Anies Baswedan (DKI Jakarta), Ridwan Kamil (Jawa Barat), dan Wahidin Halim (Banten), tidak hadir. Tiga kepala daerah itu hanya mengirim perwakilan.

Ketua Komisi V DPR Lasarus mengatakan, hal itu sangat menghambat pemerintah pusat dalam melakukan upaya pencegahan banjir. Menurut dia, kewenangan pemerintah pusat seperti menormalisasi Sungai Ciliwung tidak bisa terlaksana karena Jakarta belum membebaskan lahan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyebutkan, penanganan banjir saat ini tidak bisa lagi berdasar batas wilayah administrasi. Sebab, daerah aliran sungai (DAS) melintasi berbagai daerah. Pendekatan yang efektif, kata Basuki, adalah melakukan upaya sesuai masterplan tiap-tiap DAS. ”Jakarta adalah ibu kota negara. Jadi, jangan dipecah-pecah kewenangannya berdasar kekuasaan. Saya nggak suka. Kalau Jakarta banjir, termasuk tanggung jawab saya,” tegasnya. Rapat itu akhirnya ditunda.

Ridwan Kamil melalui akun Instagram-nya menyatakan bahwa dirinya sedang berada di Australia untuk menghadiri berbagai forum kerja sama. Sementara itu, Anies tidak bisa hadir karena sedang memantau penanganan banjir.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mencatat, per Rabu (26/2) pukul 11.00 WIB sebanyak 19.901 warga atau 5.954 kepala keluarga mengungsi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akibat banjir.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tau/c7/fal

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads