alexametrics

Perjanjian Ekstradisi RI-Singapura Kuatkan Komitmen Penegakan Hukum

27 Januari 2022, 07:31:34 WIB

”Tentunya perjanjian ini akan membantu para penegak hukum menjalankan tugas-tugas, khususnya dalam kasus-kasus transnasional. Ini pencapaian yang baik apalagi perjanjian ekstradisi tersebut memiliki masa retroaktif selama 18 tahun ke belakang,” ungkap Puan.

Selain soal ekstradisi, ada dua kesepakatan lain yang dilakukan Indonesia. Yakni mengenai penyesuaian pengelolaan ruang udara Indonesia yang selama ini dipegang Singapura atau flight information region (FIR) di atas wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dan sekitarnya.

Salah satu poin kesepakatan seputar FIR disebut masih mengizinkan Singapura mengelola ruang udara di wilayah tersebut. Puan meminta pemerintah memberikan penjelasan yang lebih komprehensif kepada publik.

”Harus ada penjelasan yang lebih mendalam sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” imbau mantan Menko PMK itu.

Kesepakatan terakhir antara Indonesia dan Singapura yaitu soal pemberlakuan perjanjian kerja sama pertahanan yang sudah digagas sejak 2007. Kerja sama yang dimaksud terkait Defence Cooperation Agreement (DCA).

”Kami berharap perjanjian kerja sama DCA tetap mengedepankan kepentingan pertahanan Negara. DPR siap membahas perjanjian antara Indonesia-Singapura sesuai dengan ketentuan mekanisme yang berlaku,” ujar Puan.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads