alexametrics

Sebut Ada Kekeliruan Klaster Sekolah, P2G Minta Data Jangan Diabaikan

26 September 2021, 14:12:33 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengklarifikasi adanya temuan 1.296 klaster Covid-19 di satuan pendidikan. Dikatakan bahwa itu adalah bentuk mispersepsi saja.

Terkait hal itu, Kepala Bidang Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zaenatul Haeri meminta itu jangan dianggap kekeliruan saja. Sebab, potensi itu akan tetap ada di masa pandemi ini.

“Saya kira ini jangan dianggap kekeliruan data seolah-olah klaster ini tidak akan menjadi klaster di dunia pendidikan, ini mesti membuat kita hati-hati,” ungkap dia ketika dihubungi JawaPos.com, Minggu (26/9).

Kata dia, seperti kasus di SMAN 1 Padang Panjang yang sebelumnya pernah jadi klaster, kini kembali lagi menjadi lokasi penularan virus. Jadi, tidak bisa saja data-data tersebut benar menjadi klaster apabila tidak diawasi dengan baik.

“Berarti ada masalah dari segi pengawasan pemda, kok bisa jadi klaster lagi, ini harus ada pengawasan di lapangan dan tindakan hukuman apabila ada klaster lagi. Kemudian yang dulu terjadi klaster, skema yang dipakai harus berubah,” tambahnya.

Data-data tersebut perlu dipertimbangkan sedemikian rupa. Sebab, data tersebut juga diisi oleh orang-orang disekitar warga pendidikan dan tidak bisa dianggap remeh oleh kementerian.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads