alexametrics

Bukan Coast Guard, Bakamla Disebut Hanya Putar-Putar di Laut

26 September 2021, 22:11:58 WIB

JawaPos.com – Fungsi dan tugas Badan Keamanan Laut (Bakamla) dikritisi. Lembaga tersebut dianggap tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan hukum.

Pengamat militer Soleman B Ponto menyebut bahwa selama ini banyak pihak yang tidak paham keberadaan Bakamla namun sesumbar menyatakan fungsi Bakamla.

Padahal berdasar UU Nomor 32 tahun 2014 tentang kelautan bahwa tidak ada yang menyatakan Bakamla sebagai penegak hukum atau penyidik. “Oleh karena itu, tugas Bakamla hanya putar-putar di laut saja,” ujar mantan kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) itu dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Minggu (26/9).

Soleman B Ponto menegaskan bahwa untuk pertahanan adalah TNI-AL. Matra laut itu mengawal pertahanan dan kedaulatan NKRI di laut. Berdasar UU No 5 tahun 1983 tentang zona ekonomi eklusif (ZEE) Indonesia menyatakan bahwa penegakan hukum di wilayah ZEE adalah TNI-AL. “Adanya Bakamla justru menambah ruwet di laut,” tegasnya.

Lebih jauh Soleman menegaskan bahwa Bakamla bukan coast guard. Sebab, petugas coast guard adalah sipil. Bakamla bukan seperti polisi yang bisa menilang, jika ada pelanggaran seperti layaknya di darat.

Sebagaimana diketahui, Bakamla dibentuk oleh UU nomor 32 tahun 2014 tentang Kelautan. Dia menyebut ada satu pasal pun dalam undang-undang itu yang menyatakan bahwa Bakamla dibentuk untuk menjadi coast guard. Oleh karena itu, jika ada yang menyebut Bakamla sebagai coast guard adalah palsu. Yang berhak menyandang identitas coast guard adalah Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP).

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads