JawaPos Radar

Kedalaman Gempa Sampai 20 Kilometer, Gunung Agung Kritis

25/09/2017, 18:56 WIB | Editor: Ilham Safutra
Gunung Agung
Warga mengungsi dari Gunung Agung, Bali (Agung Bayu/Bali Expres/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Aktivitas vulGunung Agung, Bali semakin massif. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah setempat telah menetapkan status gunung tersebut jadi awas.

Kepala Pusat Data Informasi Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan aktivitas Gunung Agung memang kian masif. Bahkan potensi letusan juga tinggi.

Kini gunung itu telah memasuki tahap kritis. Sebab gempa vulkanik yang terjadi sudah sampai pada kedalaman 10 hingga 20 kilometer. "Sekarang sudah memasuki fase kritis, karena ada gempa vulkanik di kedalaman 10 hingga 20 km," ujar Sutopo di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (25/9).

Gunung Agung
Gunung Agung, Bali (Raka Denny/ Jawa Pos)

Gempa vulkanik juga berbarengan dengan gempa dangkal yang terjadi di sekitar kawasan gunung tertinggi di Pulau Dewata itu. Sehingga Sutopo memastikan potensi akan terjadinya letusan Gunung Agunge semakin meningkat.

"Gempa vulkanik yang bersamaan dengan gempa dangkal di sekitar kawasan Gunung Agung, membuat potensi meletus cukup tinggi," tegas dia.

Namun untuk kapan pastinya gunung itu meletus, tak ada yang tahu. Gunung itu juga sejak 22 September 2017 lalu sudah berstatus awas.

(elf/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up