JawaPos Radar

Bertemu Cak Imin, Dubes Tiongkok Akan Tarik TKA dari Indonesia

25/05/2018, 16:10 WIB | Editor: Kuswandi
Cak Imin-Dubes Tiongkok
Wakil Ketua MPR, Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan bilateral antara lembaganya dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xiau Qian di kediamannya, di Jalan Widya Chandra IV nomor 23, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (25/5). (Sabik/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Ketua MPR, Muhaimin Iskandar menggelar pertemuan bilateral antara lembaganya dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xiau Qian. Pertemuan diadakan di rumah dinas Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu di Jalan Widya Chandra IV nomor 23, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (25/5).

Cak Imin sapaan akrab Muhaimin mengatakan bahwa pertemuan ini untuk meningkatkan hubungan antara Indonesia dan Tiongkok dalam berbagai aspek. Tercatat ada 3 isu yang dibahas.

Isu pertama meliputi Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang belakangan kerap jadi polemik di masyarakat. Kedua terkait kemungkinan munculnya isu sara di masa mendatang dan terakhir tentang upaya investasi.

"Terutama 3 isu yang agak rawan, pertama soal TKA Tiongkok yang masuk di Indonesia, kedua soal isu sara yang akan muncul, yang ketiga soal investasi," kata Cak Imin.

Khusus untuk isu TKA, Dubes Tiongkok menegaskan akan mengurangi tenaga kerja asingnya yang sekarang berada di Indonesia. Mereka hanya diproyeksikan untuk investasi awal sebagai pemberi wawasan kepada tenaga kerja lokal.

Meski demikian menurut Cak Imin, penarikan TKA ini dilaksanakan secara bertahap. Berbarengan dengan penempatan tenaga kerja Indonesia untuk menempati posisi yang ditinggalkan TKA tersebut.

"Mereka terus-menerus akan mengurangi jumlah TKA Tiongkok yang ada di Indonesia. Mereka hanya membutuhkan pada tahap awal investasi, secara pelan dan pasti mereka akan mengurangi tenaga kerja Tiongkok yang ada di Indonesia dan mengganti dengan tenaga kerja Indonesia," terang Cak Imin.

Di sisi lain Cak Imin juga telah meminta kepada Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri untuk mengawal proses pengembalian TKA Tiongkok ini. Hal ini sebagai langkah agar proses peralihan ini tidak berlarut-larut.

"Saya tadi minta Menteri Tenaga Kerja Indonesia untuk memberi pengawalan dan pengawasan agar transfernya tidak lama-lama," pungkas Cak Imin.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up