alexametrics

Polri Sudah Tangani 45 Kasus Hoax Terkait Wabah Virus Korona

25 Maret 2020, 12:47:57 WIB

JawaPos.com – Di tengah mewabahnya virus Korona jenis baru (COVID-19), oknum tak bertanggung jawab memanfaatkan situasi tersebut untuk menyebarkan berita hoax. Berita-berita tersebut kerap membuat resah masyarakat karena bisa memicu kegaduhan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, upaya penegakan hukum kepada oknum tersebut akan terus dilakukan. Hingga Selasa (24/3), total ada 45 kasus hoax terkait virus Korona yang sudah masuk meja penyidik.

“Penanganan kasus hoax virus Korona sampai dengan Selasa (24/3) sebanyak 45 kasus,” ujar Argo saat dikonfirmasi Rabu (25/3).

Kasus-kasus tersebut dengan rincian 4 kasus ditangani Direktorat Siber Bareskrim Polri. Sementara sisanya ditangani oleh Polda-Polda seluruh Indonesia. Penegakkan hukum ini dilakukan untuk membuat jera para pelaku hoax.

Argo juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak menelan mentah-mentah berita yang belum pasti kebenarannya. Serta masyarakat bisa lebih berempati kepada para pasien, dokter, dan perawat yang bekerja keras menanggulangi wabah virus Korona.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menegaskan, Polri akan terus melakukan patroli siber guna mencegah beredarnya berita-berita hoax di media sosial. Para pelaku yang terbukti melakukan perbuatan nakal, tidak akan segan diberi tindakan hukum.

“Tersangka penyebaran berita bohong diancam dengan hukuman UU ITE Pasal 45 Ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 Tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 14 Ayat (1) UU RI Nomor 14 Tahun 1946 dengan hukuman penjara 6 tahun dan denda Rp1 miliar,” tandas Argo.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads