Lukas Enembe Minta jadi Tahanan Kota, KPK: Fokus Saja pada Pembelaan

25 Januari 2023, 11:58:07 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons permintaan tim kuasa hukum Gubernur nonakatif Papua Lukas Enembe, yang meminta untuk menjadi tahanan kota. Faktor kesehatan yang menjadi alasan, tim kuasa hukum Lukas Enembe agar kliennya menjadi tahanan kota.

“Kami akan cek lebih dahulu surat dimaksud. Namun yang pasti bukan tanpa dasar, KPK menahan tersangka di dalam Rutan,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dikonfirmasi, Rabu (25/1).

KPK, kata Ali, dipastikan selalu memerhatikan kondisi kesehatan setiap tahanan, tak terkecuali Lukas Enembe. Karena itu, lembaga antirasuah meminta tim kuasa hukum dan pihak keluarga Lukas menyerahkan sepenuhnya kepada KPK.

“Untuk urusan kesehatan, para tahanan KPK sangat kami perhatikan,” ucap Ali.

Oleh karena itu, juru bicara KPK bidang penindakan ini meminta tim kuasa hukum Lukas Enembe fokus pada pembelaannya. Selain itu, meminta agar kliennya kooperatif menjalani proses hukum di KPK.

“Penasihat hukum sebaiknya fokuskan soal pembelaannya, tentu secara proporsional sebagaimana ketentuan mekanisme hukum. Sampaikan kepada klien agar tersangka ini kooperatif, sehingga seluruh proses penanganan perkara ini berjalan lancar,” tegas Ali.

Sebelumnya, tim kuasa hukum Lukas, Petrus Bala Pattyona menyampaikan surat permohonan agar kliennya menjadi tahanan kota. Petrus beralasan, kliennya harus menjalani perawatan medis, karena penyakit komplikasi.

“Bapak Lukas Enembe menderita komplikasi empat penyakit, mulai stroke, hipertensi, diabetes melitus, dan gagal ginjal kronis lima, yang membuatnya harus dirawat intensif dan dibantu orang lain dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” ucap Petrus.

Petrus meminta Ketua KPK Firli Bahuri bisa mempertimbangkan kesehatan Lukas. “Agar Bapak Ketua KPK memerintahkan penyidik untuk melakukan pengalihan tahanan dari tahanan rutan KPK menjadi tahanan kota di Jakarta, dalam rangka keluarga dan dokter pribadi melakukan perawatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads