Program TMMD TNI AD Akan Bangun Rumah Warga Terdampak Gempa Cianjur

24 November 2022, 19:36:30 WIB

JawaPos.com – Program TNI AD Manunggal Membangun Desa (TMMD) akan menyasar pembangunan terhadap rumah warga terdampak gempa di Cianjur, Jawa Barat. Program ini biasanya menyasar wilayah pelosok dan tertinggal.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto mengatakan, pihaknya akan hadir dalam membantu pemulihan dampak gempa Cianjur. Program ini rencananya akan dimulai pada 2023 mendatang.

“Kita arahkan 2023 mungkin ke daerah Cianjur dan daerah lainnya yang terkena bencana alam,” kata Agus usai membuka Rapat Paripurna-43 TMMD di Mabesad, Jakarta, Kamis (24/11).

Agus menjelaskan, program TMMD pada dasarnya menyasar dua aspek, yakni aspek fisik dan non-fisik. Untuk fisik terfokus pada pembangunan infrastruktur. Sedangkan, aspek non-fisik seperti memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

Terkait dengan gempa di Cianjur, program TMMD lebih ke aspek fisik atau pembangunan infrastruktur. “Infrastruktur, pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) kita ada, rutilahu (rumah tidak layak huni) kita bangun juga, dan sebagainya,” ucap Agus.

Diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 melanda wilayah barat daya Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11) pukul 13.21 WIB. Menurut BMKG, pusat gempa bumi itu berada di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekira 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 10 km.

Getaran gempa dirasakan hingga wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, Bogor dan wilayah di Jawa Barat lainnya. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cianjur, bencana alam ini telah merenggut jiwa sebanyak 271 orang. Sedangkan hampir 2 ribu lainnya luka-luka. Kemudian jumlah pengungsi mencapai 58 ribu orang.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads