alexametrics

Formula E Jadi Polemik, Anies: Di Mana Letak Masalahnya?

24 November 2021, 19:15:01 WIB

JawaPos.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan, gelaran Formula E dijalankan sudah sesuai dengan amanat undang-undang. Sebab, anggarannya sudah ada dalam perubahan APBD DKI tahun 2019 dan disepakati bersama Anggota DPRD periode 2014-2019.

“Ketika kemudian ada interpelasi, ini jadi aneh. Bayangkan, interpelasi sebuah program yang ditetapkan oleh DPRD. Itu di dalam sidang-sidang DPRD dibahas di situ, disetujui bersama,” kata Anies seperti dikutip dari Youtube Deddy Corbuzier, Rabu (24/11).

Atas dasar itu, Anies memastikan Formula akan tetap digelar pada 2022 mendatang setelah ditunda 2 tahun akibat pandemi Covid-19. Jika tidak dilaksanakan maka akan terjadi pelanggaran Peraturan Daerah (Perda).

“Kita punya kewajiban melaksanakan Perda. Dan kalau sebuah program itu sudah ada dalam APBD, kita ini atas perintah konstitusi, harus melaksanakan. Di mana letak masalahnya?,” imbuh Anies.

Lebih lanjut, Anies mengatakan, setelah pandemi Covid-19 melanda, Pemprov DKI tak lagi membayar commitment fee dan menganggarkan biaya penyelenggaraan dari APBD. Telah dilakukan negoisasi ulang dengan pihak Formula E Operation sebagai pemegang lisensi Formula E.

“Ketika ada yang bilang ‘uangnya kenapa enggak buat nanganin Covid?’ Lah, udah dibayar 2020 dan 2019. Ketika Covid kejadian, itu uangnya sudah dibayar, sudah dikirim. Jadi, kita enggak ada pengeluaran baru ke mereka. Ketika sekarang kita melaksanakan, itu adalah dari pembayaran 2019,” papar Anies.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads