alexametrics

Manfaatkan WhatsApp untuk Pangkas Antrean Pasien JKN KIS

24 Oktober 2019, 14:05:31 WIB

JawaPos.com – Antrean panjang selalu jadi keluhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Apalagi, di rumah sakit tipe D yang jadi rujukan pertama dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Tak cukup satu jam.

Akan tetapi, antrean panjang tersebut tak ditemukan di Rumah Sakit (RS) Panti Rini, Sleman, Jogjakarta. Bukan karena sepi pengunjung. Sebab, setiap harinya, RS ini melayani sekitar 270 pasien. Antrean tak menumpuk karena penyederhanaan proses pendaftaran bagi peserta JKN.

Direktur Utama RS Panti Rini Agus Wijanarka mengatakan, peserta dapat mendaftarkan diri melalui aplikasi WhatsApp. Segala persyaratan surat eligibilitas peserta (SEP) juga bisa di-upload melalui aplikasi messenger tersebut. Sehingga mereka bisa langsung datang sesuai nomor antrean dan jam pemeriksaan.

“Kalau sebelumnya, pasien yang datang baik ke poli pagi atau sore, itu sudah tiba dari pagi. Mengurus SEP. Sekarang tidak perlu,” ujarnya saat ditemui di RS Panti Rini, Kamis (24/10).

Inovasi yang terkoneksi dengan sistem Informasi RS Panti Rini (SIPARI) ini sudah diinisiasi sejak 2014. Dalam perjalanannya, inovasi ini pun menemui sejumlah kendala. Namun, mereka berhasil melewatinya dan membuat masyarakat lebih tertolong saat berobat.

“Setiap bulan tim IT juga selalu membuat terobosan baru,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengamini jika keluhan antrean panjang masih banyak disampaikan oleh peserta JKN saat berobat. Padahal, ketika sakit, antrean panjang bisa cukup menyiksa.

“Tentu inovasi yang diterapkan di RS ini sangat membantu pasien ya,” tuturnya.

Selain antrean, diskriminasi pelayanan kadang masih terjadi. Dia bercerita, salah satu rekannya harus mengambil sendiri kantong darah yang akan digunakan saat menggunakan JKN. Beda perkara saat pengobatan dengan memanfaatkan asuransi lain.

“Kalau di sini juga ada informasi soal ketersediaan bed dan dokternya. Jadi akurat dan tidak ada diskriminasi. Lebih transparan,” paparnya.

Kelebihan-kelebihan tersebut yang akhirnya berhasil membawa rumah sakit tipe D ini mendapat penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. RS Panti Rini dinobatkan sebagai salah satu Fasilitas Kesehatan Terbaik se-Indonesia untuk Kategori Rumah Sakit Kelas D.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Zalzilatul


Close Ads