PPATK Sambut Baik Kerja Sama dengan Puspom TNI

24 September 2021, 10:01:15 WIB

JawaPos.com–Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Muda TNI Nazali Lempo melakukan kunjungan kehormatan kepada Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Nazali yang diangkat menjadi Danpuspom TNI sejak Juli 2021 melakukan road show ke berbagai instansi terkait, guna melancarkan pekerjaan yang baru diembannya tersebut.

”Tak kenal maka tak sayang. Kalau sudah kenal semua pekerjaan bisa berjalan lancer,” kata Nazali dalam keterangannya, Jumat (24/9).

Dalam kunjungannya, alumnus Angkatan Laut (AL) Angkatan XXXV 1990 itu didampingi Dirbindik Puspom TNI Kolonel CPM Eka Wijaya, Dirbinum Puspom TNI Kolonel CPM Subiakto, Dirbinsustahmil Puspom TNI Kolonel Laut CPM Julkiply Pane, Dirbinlidpamfik Puspom TNI Kolonel Pom S. Hanuk Sarante, dan Kasat Idik Puspom TNI Letkol CPM Karti Amyus.

Kepala PPATK Dian Ediana Rae menyambut baik kedatangan Danpuspom TNI dengan tim lengkapnya. Hal itu guna peningkatan kerja sama antara TNI dengan PPATK.

”Kami senang atas kunjungan ini dan berharap jalinan kerja sama yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan lebih baik lagi bagi kepentingan bangsa dan negara,” ucap Dian.

Kerja sama PPATK dengan TNI sudah berjalan lama dan terbina secara baik.

”TNI merupakan salah satu institusi strategis, dan PPATK akan terus mendukung upaya-upaya TNI dalam mencegah dan memberantas tindak pidana ekonomi dan pencucian uang yang melibatkan anggota TNI,” papar Dian.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengapresiasi kerja sama yang telah berjalan efektif selama ini. Koloborasi kedua Lembaga ini telah banyak mengungkap perkara dengan nilai yang signifikan.

”Informasi dari PPATK membantu dalam mengungkap fraud yang terjadi di lingkungan TNI,” ungkap Marsekal Hadi Tjahyanto beberapa waktu lalu.

Kerja sama PPATK-TNI telah dilaksanakan dalam bentuk pertukaran informasi, rapat koordinasi penanganan perkara dengan penyidik POM TNI, serta pendidikan dan pelatihan. Dalam hal penanganan kasus, PPATK telah menyampaikan produk Hasil Analisis/Informasi, Hasil Pemeriksaan kepada Panglima TNI, maupun kepada masing-masing angkatan sebagai pemenuhan terhadap permintaan informasi (inquiry) ataupun Hasil Analisis proaktif PPATK.

Salah satu kerja sama pertukaran informasi antara PPATK-TNI adalah penanganan perkara tindak pidana korupsi dalam kasus pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) dengan kerugian negara sebesar USD 12,4 juta.

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads