alexametrics

Gubernur Jateng Siap Kawal Aspirasi Mahasiswa

24 September 2019, 22:32:18 WIB

JawaPos.com – Aksi protes terhadap penolakan Revisi Undang-Undang KPK serta Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan RUU kontroversial lainnya tidak hanya terjadi di depan gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (24/9). Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi se-Jawa Tengah juga menggelar aksi serupa di depan kantor DPRD.

Aksi demo yang digelar sejak pukul 09.00 WIB itu awalnya berlangsung damai. Namun situasi mulai memanas saat mahasiswa meminta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menemui massa.

Sejumlah pimpinam DPRD Jateng awalnya turun dan ingin berdialog dengan massa, namun kedatangan mereka ditolak oleh mahasiswa. Mahasiswa pun mencoba merangsek dan memaksa masuk, hingga menyebabkan pintu gerbang gedung DPRD Jateng roboh.

Ganjar pun akhirnya menemui mahasiswa. Kedatangannya disambut tepuk tangan para peserta unjuk rasa. Politikus PDI Perjuangan itu tidak segan untuk merangsek ke kerumunan mahasiswa dan menuju mobil orasi milik mahasiswa.

Di hadapan ribuan mahasiswa, Ganjar menyatakan, pihaknya telah menyiapkan tempat untuk menerima massa terkait unjuk rasa penolakan RUU yang tengah bergulir di DPR RI. Namun, Ganjar meminta agar mahasiswa tetap menjaga kondusifitas untuk tidak merusak fasilitas umum.

“Sejak beberapa hari ini saya mengikuti aksi ini, beberapa teman aktivis juga meminta izin untuk menggelar aksi. Saya persilakan, bahkan sebenarnya saya sudah menyiapkan tempat sejak kemarin untuk menerima kawan-kawan yang akan menyampaikan tuntutan,” kata Ganjar di depan gedung DPRD Jawa Tengah, Selasa (24/9).

Ganjar menuturkan, massa aksi dapat menggelar aksi demo dengan tertib dan menyampaikan tuntutan dengan dialog yang baik. Menurutnya, tidak perlu melakukan aksi yang merugikan, bahkan sampai merusak pagar dan taman.

“Pagar dan taman ini adalah uang dari kalian juga, seharusnya tidak perlu dirusak. Karena saya harus mengeluarkan anggaran lagi untuk memperbaikinya,” ucap Ganjar.

Ganjar pun berencana untuk mengundang mahasiswa yang melakukan unjuk rasa terkait penolakan pengesahan RUU kontroversial yang tengah bergulir di DPR RI. Ganjar pun menegaskan, pihaknya akan menampung semua aspirasi serta tuntutan dari para mahasiswa.

“Cukup banyak pesan yang disampaikan, nanti akan kami sampaikan ke pusat. Tadi mereka minta disampaikan ke DPR dan Presiden, tentu akan saya lakukan,” klaim Ganjar.

Ganjar pun mengapresiasi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai universitas di Jawa Tengah. Meski sedikit memanas dan membuat pagar roboh, namun bagi dirinya hal itu masih merupakan hal yang wajar.

“Ya itu risiko, kalau massa banyak memang sulit mengontrol dan kerap menimbulkan situasi memanas. Ya tidak apa-apa, nanti kami perbaiki. Saya dulu juga pernah jadi mahasiswa yang sering demo seperti mereka,” tutupnya.

Sementara itu, para peserta aksi meminta Ganjar untuk menandatangani beberapa tuntutan yang mereka bacakan. Tuntutan itu seperti membatalkan RKUHP, menolak revisi UU KPK, mendesak DPR segera mengesahkan RUU kekerasan seksual dan sejumlah tuntutan lainnya.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads