
Presiden Jokowi pada Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXII di Kalimantan Barat, Jumat (24/11/2023) / Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan desakan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) berhasil meningkatkan kuantitas bantuan kemanusiaan bagi para warga Palestina yang terdampak perang di Gaza.
"11 November, saya terbang ke Saudi Arab, ke Riyadh. Saat itu untuk memenuhi undangan Konferensi Tingkat Tinggi - KTT Luar Biasa dari OKI dalam rangka Gaza Summit," kata Presiden Jokowi saat membuka Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) CCCII di Kalimantan Barat, Jumat (24/11) malam, dilansir dari ANTARA.
Melalui video siaran langsung Sekretariat Presiden di Jakarta, Presiden Jokowi mengatakan bawa KTT Luar Biasa OKI yang dihadiri 57 perwakilan negara Islam menyampaikan sikap yang sama, yakni mengutuk agresi militer Israel di Gaza, menghentikan perang, menyegerakan gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan menuju Gaza dibuka lebar.
"Karena memang bantuan - bantuan kemanusiaan belum dibuka lebar," katanya.
Jokowi juga menjelaskan jika melalui desakan yang diberikan OKI, saat ini kuantitas barang bantuan kemanusiaan yang masuk dari berbagai negara menuju Gaza semakin meningkat.
"Awal - awal baru lima, 10, 15 kontainer yang diperbolehkan masuk ke sana lewat pintu gerbang di Rafah dan bantuan kita di El Arish Mesir hadir terlebih dahulu. Tapi dengan desakan yang kita berikan, sekarang sudah bisa mencapai kurang lebih 100 kontainer perhari yang bisa masuk ke Gaza," jelas Jokowi.
Selain itu Presiden Jokowi juga menambahkan jika jumlah itu masih perlu ditingkatkan sebab bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan diperkirakan mencapai hampir 500 kontainer per hari.
Dari Gaza Summit di Riyadh, Jokowi melanjutkan perjalanan menuju Gedung Putih, Amerika Serikat 14 November 2023, dalam kapasitas Indonesia yang diberi mandat oleh OKI untuk memulai tindakan atas nama OKI dan Liga Arab guna menghentikan perang di Gaza.
Selain Indonesia, para pemimpin OKI melalui resolusi yang disepakati usai KTT luar biasa di Riyadh membantu memulai proses politik guna mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina.
"Dan saya juga menyampaikan secara khusus, langsung, ke Presiden Joe Biden mengenai hasil yang ada di KTT di Riyadh tadi.Saya sampaikan apa adanya,ini,ini dan ini karena memang kuncinya ada disana," katanya.
Hal Yang sama juga disampaikan Jokowi dalam KTT APEC pada 16 November 2023 di San Fransisco, Amerika Serikat.
"Supaya semuanya mendengar betapa penderitaan di Gaza ini sebuah penderitaan yang luar biasa kalau kita baca hampir setiap hari berita - berita yang ada," ujarnya.
Presiden Jokowi menyebut korban meninggal akibat perang di Gaza sudah lebih dari 15 ribu jiwa, 60 persen di antaranya adalah wanita dan anak - anak.
"Inilah perang, yang kadang - kadang kita kalau berpikir dalam dunia yang sangat modern seperti ini masih ada perang," katanya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
