
Menlu Retno Marsudi sampaikan komitmen Indonesia dan ASEAN terkait SDGs di PBB. (dok.kemenlu)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Marsudi sampaikan komitmen Indonesia serta negara-negara di ASEAN pada Senin (18/9) di Markas PBB, New York.
Komitmen Indonesia dan ASEAN itu disampaikan Menlu Retno Marsudi saat menghadiri pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
Di dalam KTT tersebut, Menlu Retno Marsudi menyampaikan pidato mewakili Pemerintah Indonesia yang sekaligus memagang keketuaan ASEAN tahun ini.
Pertemuan resmi ini digelar setiap empat tahun pada tingkat Kepala Negara/Pemerintahan untuk meninjau kemajuan dan tantangan dalam implementasi target SDGs 2030.
Menlu Retno mengatakan ASEAN akan terus berkomitmen untuk mencapai target SDGs dengan menyelaraskan Visi ASEAN dan berupaya memperkuat kapasitasnya dalam menghadapi guncangan serta situasi global yang tidak menentu.
Menlu Retno menyampaikan terdapat tiga upaya yang ASEAN lakukan untuk mencapai target SDGs.
Baca Juga: Lebih Dari 800 Orang Tewas Akibat Gempa Maroko, Kemenlu RI Nyatakan Kondisi Terkini WNI di Lokasi
Pertama, ASEAN berkomitmen untuk mempersempit kesenjangan pembangunan dan memperkuat implementasi SDGs melalui secara lokal dengan pemberdayaan pemuda, perempuan, lansia, UMKM serta pekerja migran.
Kedua, ASEAN berkomitmen untuk meningkatkan investasi di bidang pembangunan Sumber Daya Manusia, infrastruktur, kesehatan, transformasi digital, rantai pasok yang kuat dan ketahanan energi yang berkelanjutan.
Ketiga, ASEAN berkomitmen untuk terus memperkuat multilateralisme dan penghargaan terhadap piagam PBB.
Menlu Retno juga menyampaikan perlunya menciptakan tatanan dunia yang kondusif terutama bagi negara-negara berkembang agar memiliki kesempatan sama untuk tumbuh dan membuat lompatan pembangunan.
Sebagai pemegang keketuaan ASEAN, Menlu Retno menyampaikan Indonesia mendorong ASEAN agar berperan besar dalam rantai pasok global, pembangunan hijau, pusat pertumbuhan (Epicentrum of Growth) dan menjadi hub kawasan untuk kendaraan listrik.
Implementasi SDGs di Indonesia sendiri telah mencapai 63 persen dari total 216 indikator rencana aksi program SDGs periode 2021-2024.
Tetapi, pencapaian implementasi SDGs kawasan Asia-Pasifik masih sekitar 14,4 persen dari rencana target 50 persen.
Baca Juga: Alasan Filipina Dipilih untuk Gantikan Myanmar Sebagai Tuan Rumah KTT ASEAN 2026, Berikut Penjelasan Kemenlu
Menurut Sekjen PBB Antonio Gutteres, penerapan SDGs di tingkat global baru mencapai 15 persen dan diperlukan tindakan khusus agar target SDGs 2030 bisa tercapai.
Gutteres juga menambahkan terdapat enam area yang perlu mendapatkan perhatian khusus yakni kelaparan, transisi energi, digitalisasi, pendidikan, penghentian perang serta pekerjaan layak dan perlindungan sosial. ***

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
