Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juli 2023 | 06.02 WIB

Airlangga Sebut Indonesia Bisa Lepas dari Middle Income Trap pada 2035 Asalkan Masyarakatnya Produktif

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Conference on National Strategic Projects (PSN) yang digelar di Jakarta, Rabu (26/7). Tampak di sebelah Airlangga, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Conference on National Strategic Projects (PSN) yang digelar di Jakarta, Rabu (26/7). Tampak di sebelah Airlangga, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk di dalamnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), merupakan salah satu upaya transformasi ekonomi. Sebagai economic driver bagi Indonesia, PSN perlu didukung oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing.

Demikian dia sampaikan dalam Conference on National Strategic Projects (PSN) yang digelar di Jakarta, Rabu (26/7). Menurut Airlangga, infrastruktur yang dibangun melalui PSN juga penting untuk membebaskan Indonesia dari middle income trap.

"Kita ketahui ke depan di tahun 2035 Indonesia berpotensi untuk lepas dari jebakan negara menengah. Jebakan negara menengah ini hanya bisa dilakukan kalau kita punya masyarakat yang produktif. Karena bonus demografi kita tinggal 13 tahun," katanya.

Airlangga yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini berpendapat, tidak semua negara lulus dari middle income trap. Menurutnya, untuk bisa lepas dari jebakan negara dengan pendapatan menengah ini kuncinya adalah infrastruktur, baik darat, udara, maupun laut.

"Indonesia butuh SDM yang sehat dan cerdas. Siap bersaing dengan perubahan artificial inteligence. Nah, itu yang paling penting," tegasnya.

Lebih lanjut Airlangga juga menjelaskan bahwa selain mendukung upaya pembangunan kawasan, pemerintah juga mendorong pembangunan kualitas SDM warga yang ada sekitar kawasan. "Oleh karena itu, politeknik-politeknik itu penting," imbuhnya.

Terkait pembangunan infrastruktur, Airlangga mengatakan bahwa Indonesia memiliki energy cost yang murah. Hal ini membuktikan bahwa infrastruktur Indonesia dibangun secara efisien dan berdaya saing.

Sebagai penopang utama transformasi ekonomi, sebanyak 158 PSN telah beroperasi dalam delapan tahun terakhir, dengan nilai investasi mencapai Rp 1.107,2 triliun. Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) sebagai bagian dari PSN diyakini dapat mendorong diversifikasi ekonomi menjadi representasi kemajuan bangsa.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Menteri PUPR, Wakil Gubernur Jawa Timur, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian, jajaran Kementerian/Lembaga terkait, WKU KADIN Indonesia, IKA Universitas Padjajaran, para CEO mitra pemerintah, dan mahasiswa.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore