alexametrics

Tito Karnavian: Jangan Panggil Saya Jenderal Polisi Lagi

23 Oktober 2019, 15:44:24 WIB

JawaPos.com – Tito Karnavian resmi menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Posisi ini merupakan jabatan sipil yang harus diembannya selama lima tahun ke depan dalam pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Dalam sambutan pertamanya di Gedung Kemendagri, Tito bercerita telah melepaskan baju kebesarannya sebagai Kapolri pada Selasa (22/10) malam. Dia mengatakan, sejumlah perwira tinggi Polri menemaninya sebelum lepas jabatan sebagai Kapolri.

“Tadi malam juga titik 00 masih ada yang temani saya di rumah, karena ini adalah momentum yang tidak pernah terlupakan. Maka saya harus berhenti sebagai Kapolri. Tapi saya harus pensiun, karena ini jabatan sipil,” kata Tito dalam sambutannya di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menyebut, kini dia merupakan sipil yang tidak lagi mengemban tugas di institusi Polri. Dia meminta agar publik tidak lagi memanggilnya dengan sebutan Jenderal polisi.

“Karena saya sudah melepas baju Polri, jadi jangan panggil saya lagi Jenderal Polisi, tapi plus purnawirawan,” pinta Tito.

Tito menyebut, jabatan Mendagri merupakan hal baru yang diembannya. Kini dia harus memimpin jabatan sipil. Menurutnya ini merupakan tantangan baru yang harus dijalankan.

“Ini adalah hal baru bagi saya, masuk ke dalam lingkungan yang sepenuhnya sipil, mempunyai kultur yang berbeda dengan Kepolisian,” ucap Tito.

Oleh karenanya, Tito berharap mendapat dukungan penuh dari jajaran Kemendagri untuk dapat mengelola pemerintahan dalam negeri selama lima tahun ke depan.

Untuk diketahui, Tito merupakan Jenderal Polisi yang baru pertama kali menduduki jabatan Mendagri. Penunjukan Tito sebagai Mendagri setelah adanya pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads