alexametrics

KPK Berharap Pengganti Tito Tak Lupa Selesaikan Kasus Novel

23 Oktober 2019, 08:53:15 WIB

JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap optimistis penanganan kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik seniornya, Novel Baswedan, tetap menjadi prioritas Polri. Hal ini menyusul pengunduran diri Jenderal Tito Karnavian dari jabatan Kapolri.

Jenderal Tito Karnavian telah membentuk tim pencari fakta (TPF) untuk mengusut kasus Novel. Namun hingga kini, TPF yang juga telah membentuk tim teknis belum juga berhasil menyelesaikannya.

“Kalau terkait untuk penanganan perkara penyerangan terhadap Novel Baswedan, saya kira Presiden kan sudah menyampaikan memberikan waktu tiga bulan ya pada saat itu dan nanti kami tunggu saja,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (22/10) malam.

Mantan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) ini menyebut, KPK maupun publik tetap menunggu hasil instruksi Presiden Jokowi yang disampaikan kepada Polri. Lembaga antirasuah menyerahkan sepenuhnya kepada Polri yang nantinya mengumumkan hasil tim pencari fakta kasus Novel tersebut.

“Mungkin akhir bulan ini, ya atau nanti, kami lihat waktunya. Jangka waktu tiga bulan yang diberikan Presiden kepada Polri sebenarnya secara institusional dan timnya kan. Kami dengar juga sudah dibentuk nanti kita tunggu hasilnya apa dari instruksi yang diberikan oleh Presiden itu,” jelas Febri.

Untuk diketahui, tim teknis ini merupakan lanjutan dari temuan tim pencari fakta. Kabareskrim Polri Komjen Pol Idham Azis ditugaskan sebagai penanggung jawab tim teknis dan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Nico Afinta ditunjuk sebagai ketua tim teknis.

Tim tersebut bekerja sejak 1 Agustus 2019 hingga 31 Oktober 2019, sesuai perintah Presiden RI Joko Widodo yang memberikan tenggat waktu tiga bulan kepada tim teknis. Mabes Polri pun berujar, tidak menutup kemungkinan bila masa tugas tim teknis diperpanjang lagi.

Untuk diketahui, Jenderal Tito Karnavian disebut-sebut masuk dalam jajaran Kabinet Kerja jilid II Jokowi-Maruf Amin. Tito sudah mendatangi Istana Kepresidenan untuk memenuhi undangan Presiden Jokowi pada Senin (21/10).

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads