JawaPos Radar

Menteri Yohana: Lelang Perawan Bukan Jalan Mengentaskan Kemiskinan

23/09/2017, 11:07 WIB | Editor: Dhimas Ginanjar
nikahsirri.com, nikah siri, lelang perawan
Halaman muka www.nikahsirri.com yang kontroversial karena melakukan lelang perawan (nikahsirri.com)
Share this image

JawaPos.com – Situs www.nikahsirri.com bikin heboh karena mengeksploitasi perempuan dengan melelang keperawanan serta kawin kontrak. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) Yohana Yembise menegaskan, pemerintah menentang keras praktik lelang keperawanan dan kawin kontrak yang dipromosikan www.nikahsirri.com.

 

Bahwa Partai Ponsel menyebut program mereka adalah untuk mengentaskan kemiskinan, Yohana menyatakan itu sebagai kedok semata. Sebab, pengentasan kemiskinan tidak bisa dilakukan dengan melelang keperawanan kepada pria berduit.

 

Demikian halnya apabila upaya tersebut diwujudkan dengan menawarkan program kawin kontrak atau nikah siri untuk para janda. "Ada iming-iming penghasilan ratusan juta jika mengikuti program ini," keluhnya.

Karena itu, Yohana meminta Kementerian Kominfo segera memblokir website www.nikah sirri.com. Sebab, di sana disebarkan informasi kawin kontrak dan lelang keperawanan. Dia menegaskan, masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengentaskan kemiskinan tanpa merendahkan martabat perempuan. 

 

Sementara itu, Ketua Umum Partai Ponsel Aris Wahyudi menuturkan tidak benar jika gagasannya itu disebut prostitusi terselubung. Dia menuturkan, program tersebut berupaya mempertemukan kedua pihak. Setelah itu, proses pernikahan dilakukan sesuai dengan ketentuan agama Islam.

 

Dia menyatakan, saat ini sudah ada beberapa orang yang mendaftar sebagai mitra. Mitra adalah orang yang siap dinikahi secara siri maupun dilelang keperawanannya. "Misalnya, ada mahasiswi yang kesulitan keuangan. Padahal, ada yang 'nganggur' pada dirinya. Itu bisa kita fasilitasi," jelasnya. 

 

Dia meyakini program itu bukan sebuah pelanggaran hukum. Aris mengakui bahwa istilah lelang keperawanan memang belum lazim. Tetapi, di masyarakat Jawa ada istilah bukak klambu yang hampir sama dengan proses lelang keperawanan.

wan/c6/ang

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up