alexametrics

Fenomena Manusia Silver dan Upaya KemenPPPA Jamin Hak Anak Terpenuhi

23 Juli 2022, 18:15:41 WIB

JawaPos.com – Fenomena manusia silver beberapa tahun terakhir mulai menjamur, terutama di kota-kota besar. Tak sedikit anak-anak terlibat di dalamnya. Kegiatan itu dilakukan semata-mata untuk mendapatkan uang dengan cara meminta-minta.

Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Nahar mengatakan, fenomena manusia silver harus dilihat dari banyak aspek. Mengingat penyebab kemunculannya pun beraneka ragam, dan didorong oleh banyak faktor.

“KemenPPPA setiap tahun mengevaluasi upaya perlindungan anak di seluruh Indonesia melalui kebijakan Kabupaten/Kota Layak Anak,” kata Nahar kepada JawaPos.com.

Beberapa faktor pendorong munculnya manusia silver antara lain, keterbatasan ekonomi, eksploitasi anak, rendahnya pemahaman orang tua, hingga pengetahuan kesehatan yang minim.

“Lalu apakah anak ini sekolah, ini juga menjadi perhatian. Kemudian persoalan kesehatan, dengan mengecat badannya lalu berdampak pada kulit rusak, ini juga perlu menjadi catatan. Sehingga upaya penanganannya juga harus komperhensif,” imbuhnya.

Terlebih datangnya pandemi Covid-19 semakin membuat ekonomi warga terpuruk. Ketika ekonomi melemah, dibubuhi oleh rendahnya sistem pengasuhan anak, maka mendorong kemunculan manusia silver.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: