alexametrics
Laporan Naufal Widi dari Makkah

Pakai Kursi Dorong di Masjidilharam, Sewa dari Jasa yang Resmi

23 Juni 2022, 19:27:11 WIB

JawaPos.com – Di Masjidilharam, ada jasa kursi dorong yang bisa dimanfaatkan jemaah haji untuk melaksanakan tawaf dan sai. Jemaah yang tidak kuat berjalan karena sakit atau kelelahan bisa menggunakan jasa tersebut.

Tapi, jemaah haji diimbau untuk menggunakan jasa kursi dorong yang resmi. Para penyedia jasa layanan itu mudah dikenali karena mengenakan semacam seragam berupa rompi dan topi hijau. Di bagian dada dan punggung ada nomor dan nama.

Para penyedia jasa kursi dorong ini menunggu jemaah di area sa’i, terutama di dekat bukit Shafa. Sebagian ada yang bergerombol di area tawaf di lantai 2 Masjidilharam.

Berapa tarif jasa kursi dorong itu? Tidak terlalu jelas sebenarnya. Saat tim Media Center Haji mencoba bertanya, salah seorang penyedia kursi dorong mengeluarkan kalkulator dan menuliskan angka 75. Maksudnya, untuk jasa dorong kursi saat sai mengelilingi bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali, tarifnya di kisaran 50 sampai 75 riyal Arab Saudi.

Untuk jasa tawaf lebih mahal. Yaitu, antara 100 sampai 120 riyal. Ada juga tawaran paket tawaf dan sai sekaligus seharga sekitar 175 sampai 200 riyal Arab Saudi. Namun, harga itu bisa berubah. Bergantung pada tawar-menawarnya.

Selain di area dalam Masjidilharam, menurut Juru Bicara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Akhmad Fauzin, jasa layanan kursi roda ada di tiga terminal yang digunakan jemaah haji Indonesia. Yaitu, Syib Amir, Jiad, dan Bab Ali. Waktu layanan dari sore hari setelah waktu Asar sampai malam. “Pagi dan siang hari tidak ada dikarenakan cuaca yang sangat panas,” terangnya.

“Jemaah yang memerlukan jasa layanan pendorongan kursi roda dapat langsung menuju terminal angkutan salawatnya masing-masing,” sambungnya.

Di tempat layanan kursi roda tersebut ada petugas haji Sektor Khusus Masjdilharam yang bersiap 24 jam melayani jemaah. Mereka akan memfasilitasi, mendata, serta menghubungkan jemaah dengan jasa resmi pendorongan kursi roda Masjidilharam.

“Petugas haji sektor khusus juga akan mendampingi jemaah melakukan transaksi langsung dengan jasa resmi pendorongan kursi roda Masjidilharam untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan jemaah,” terang Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Setjen Kemenag itu.

Layanan dari jasa kursi dorong dari terminal ke dalam Masjidilharam itu berkisar 200 sampai 250 riyal. ”Tergantung situasi sepi atau ramainya pengguna jasa,” kata Fauzin.

Apabila di terminal tidak terdapat jasa resmi pendorongan kursi roda, lanjut Fauzin, petugas sektor khusus akan mencarikan ke dalam Masjidilharam dan jemaah dapat menunggu. Untuk mengetahui lebih lanjut, jemaah bisa menanyakannya melalui WA Center di nomor +966 503 5000 17. Hal itu agar jemaah terhindar dari praktik percaloan yang kadang jauh lebih mahal.

“Kami berharap jemaah haji yang membutuhkan jasa layanan pendorongan kursi roda di Masjidilharam dapat terlayani dengan baik, tidak menggunakan jasa pendorongan yang tidak resmi, dan selalu berkonsultasi terlebih dahulu,” tandasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads