alexametrics

Wabah Korona, KPK Harus Periksa Saksi dan Tersangka dengan Sekat

23 Maret 2020, 18:03:16 WIB

JawaPos.com – Mewabahnya virus korona tak menghentikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelesaikan sejumlah perkara yang masih ditangani. Lembaga antirasuah masih memeriksa sejumlah saksi dan tersangka dengan mekanisme berbeda.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyampaikan, untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Korona. KPK kini melakukan standar operasional prosedur (SOP) dalam memeriksa saksi dan tersangka.

“SOP dimaksud misalnya untuk pemeriksaan saksi sekarang tidak lagi di ruang riksa yang lama, namun di tempatkan secara terpisah antara pemeriksa dengan saksi yang dipanggil dibuat terpisah dengan dinding yang transparan dan dengan pengeras suara,” kata Ghufron, Senin (23/3).

Selain itu, lanjut Ghufron, lembaga antirasuah juga telah mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pekerjaan dari rumah atau work from home (WFH). Meskipun tidak semua pegawai KPK melakukan pekerjaaannya dari rumah.

“Seperti pemeriksaan yang tidak boleh kecuali di kantor KPK. Tetap berlanjut dengan mekanisme pemeriksaan suhu setiap orang yang mau masuk KPK,” ucap Ghufron.

Tak hanya itu, sejak awal ramai isu penyebaran COVID-19, lanjut Ghufron, Gedung Merah Putih KPK telah menyiapkan hand sanitizer di setiap lantai. Upaya itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Korona.

“KPK juga sediakan hand sanitizer disetiap lift dan pintu masuk disediakan bahan-bahan untuk membersihkan diri dari virus korona,” pungkasnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Muhammad Ridwan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads