alexametrics

Hibah ADB USD 3 Juta untuk Dukung Indonesia Lawan Pandemi Covid-19

23 Maret 2020, 12:54:43 WIB

JawaPos.com – Hari ini (23/3) rumah sakit (RS) darurat penanganan Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, resmi beroperasi. Empat di antara sepuluh tower di kompleks tersebut akan digunakan untuk meringankan beban rumah sakit maupun fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia.

RS akan menempati tower 1, 3, 6, dan 7. Tower 1, 3, dan 7 masing-masing menampung 1.750 orang. Sedangkan tower 7 memiliki kapasitas 2.458 orang. Total kapasitas seluruh tower di Wisma Atlet diperkirakan 22 ribu orang.

Pantauan Jawa Pos kemarin, para pekerja berpacu dengan waktu untuk memasang dinding-dinding panel kamar, ranjang, dan fasilitas lainnya. Menurut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, persiapan telah selesai. Tinggal dilakukan instalasi peralatan medis yang semuanya sudah masuk ke Wisma Atlet. ”Besok (hari ini, Red) insya Allah kita mulai operasionalnya,” ujar dia kemarin (22/3).

Basuki mengungkapkan, ada beberapa pekerjaan yang dilakukan. Di antaranya, pembersihan ruangan. Termasuk menyemprotkan disinfektan. ”Kemudian, modifikasi perbaikan sedikit di lantai 1, 2, dan 3 pada tower 7 yang akan dimanfaatkan sebagai RS darurat, dilengkapi dengan ruang laboratorium, farmasi, radiologi, dan ICU. Semua sudah siap 100 persen,” kata Basuki.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengungkapkan, RS darurat di Wisma Atlet hanya untuk mereka yang telah dinyatakan positif, tetapi memiliki gejala ringan dan tetap membutuhkan perawatan. ”Jadi, rumah sakit bisa segera fokus pada mereka yang kondisinya berat,” jelas Terawan.

RS tersebut juga berfungsi sebagai ruang isolasi besar. Jika memiliki kesulitan untuk mengarantina diri, pasien positif bisa dipindah ke Wisma Atlet. Namun, Terawan menegaskan, hal tersebut sepenuhnya mengikuti rekomendasi dari rumah sakit. ”Ribuan kamar di sini untuk melewati masa-masa sakit ringan,” katanya.

Hibah ADB

Asian Development Bank (ADB) menyetujui hibah USD 3 juta untuk mendukung pemerintah Indonesia melawan pandemi virus korona (Covid-19). Hibah tersebut digunakan untuk mendanai pembelian dengan segera berbagai peralatan medis penting. Di antaranya ventilator dan alat pelindung diri seperti sarung tangan, apron, dan masker bagi tenaga medis.

”Bantuan ini akan meningkatkan kemampuan Indonesia untuk melakukan tes terhadap virus, menangani kasus, dan mengurangi risiko penularan di antara tenaga medis,” ujar Presiden ADB Masatsugu Asakawa.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Ilham Safutra

Reporter : tau/dee/c10/c9/fal

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads