JawaPos Radar

Ari Dono Ingatkan Jajaran di Bareskrim, Jangan Jadi Pemicu Konflik

23/03/2018, 14:12 WIB | Editor: Ilham Safutra
kabareskrim, komjen ari dono sukmanto, bareskrim
Kabareskrim Komjen Ari Dono saat memimpin sertijab tiga direktur di lingkungan Bareskrim Polri. (Desyinta Nuraini/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Reserse adalah salah satu bidang penting di tubuh Polri. Keberadaanya sangat mempengaruhi kondisi kamtibmas di tengah masyarakat. Apalagi saat ini Indonesia sedang menghadapi tahun politik. Tentunya eskalasi politik sangat berpengaruh terhadap kondisi kamtibmas.

Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengingatkan anak buahnya untuk menjaga suasana kamtibmas dengan sebaik mungkin. Terutama tiga jajaran direktur di Bareskrim turut memberikan instruksi tegas kepada jajarannya agar fokus dalam menghadapi pesta demokrasi, seperti Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019.

"Semua kegiatan kita fokuskan di sana sesuai fungsi dari pada masing-masing," ujar Komjen Dono Sukmanto di Gedung Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta, saat memimpin serah terima jabatan tiga direktur di lingkungan Bareskrim Polri, Jumat (23/3).

kabareskrim, komjen ari dono sukmanto, bareskrim
Kabareskrim Komjen Ari Dono saat memimpin sertijab tiga direktur di lingkungan Bareskrim Polri. (Desyinta Nuraini/JawaPos.com)

Dia meminta penegakkan hukum fokus terhadap aspek pencegahan dan upaya mendinginkan suasana. "Jangan sampai jadi triger atau pemicu konflik. Itu adalah pesan Bapak Kapolri," tambah Ari Dono.

Adapun tiga direktur yang mengikuti serah terima jabatan (sertijab) yakni, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Tipideksus) yang sebelumnya dipimpin Brigjen Agung Setya, kini diisi Brigjen Rudy Heriyanto. Agung dimutasi ke Badan Intelijen Negara (BIN).

Lalu, Brigjen Fadil Imran ditunjuk sebagai Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter). Sebelumnya jabatan itu dipegang Rudy.

Sementara, posisi Fadil sebelumnya sebagai Direktur Tindak Pidana Siber diisi oleh Kombes Albertus Rachmad Wibowo.

Pergantian berdasarkan pada surat telegram rahasia nomor ST/663/III/KEP/2018 yang diteken Kapolri Jenderal Tito Karnavian pada Kamis 8 Maret 2018.

Selain fokus soal pesta demokrasi, Dono juga mengingatkan soal menjaga kondisi kestabilan masalah pangan. Sebab, sebentar lagi, umat muslim seluruh dunia tak ketinggalan di Indonesia, bakal menyelenggarakan ibadah puasa dan Hari Raya Idul Fitri. Dia berharap agar para reserse bisa mengawal agenda ini.

"Sebentar lagi kita menhadapi Hari Raya. Bagaimana caranya agar kondisi pangan kita tetap tersedia, kemudian harga tetap terkendali, tentunya sumbangsih gakkum dalam rangka mendampingi kegiatan ini bisa betul-betul bermanfaat," tukas Ari Dono.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up