alexametrics

Indonesia Belum Bisa Lepas Covid-19, Jika Negara Lain Masih Pandemi

23 Februari 2021, 15:37:22 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, hampir semua negara saat ini merasakan seperti Indonesia yakni terjadi pandemi Covid-19. Karena, jika masih ada satu negara yang mengalami pandemi . Maka negara-negara lain belum sepenuhnya bebas dari ancaman virus Korona ini.

“Kita semua tahu bahwa virus ini tidak mengenal batas antarnegara. Dunia tidak bisa sepenuhnya bebas dari virus ini jika masih ada satu negara saja yang belum bebas darinya,” ujar Jokowi dalam sambutannya di International Conference on Tackling the Covid-19 Pandemic dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/2).

Oleh sebab itu, kata Jokowi, pentingnya dilakukan kerja sama antar negara dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Karena dengan bergandengan tangan tersebut bisa bersama-sama memulihkan dunia dari virus tersebut.

“Yang paling penting agar kita dapat menangani pandemi ini adalah kerja sama, kerja sama, dan kerja sama. Spirit kerja sama perlu ditekankan karena no one is safe until everyone is,” katanya.

Jokowi juga bersyukur Indonesia sudah melakukan vaksinasi. Sehingga memunculkan harapan baru Indonesia dan juga negara lain untuk bisa memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Menag Beri Tanggapan Soal Pelaporan Terhadap Din Syamsuddin

“Kita patut bersyukur saat ini vaksin sudah mulai tersedia. Vaksinasi sudah dimulai. Vaksin menimbulkan harapan baru bagi kita semuanya,” ungkapnya.

Jokowi juga berpesan walaupun sudah ada vaksin Covid-19 ini, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat dengan melakukan 3M yakni menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan memakai masker.

“Ketersediaan vaksin bukan berarti menyelesaikan masalah. Kita tetap harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat, memakai masker, m niaga jarak, mencuci tangan dan terus melakukan testing, tracing, dan treatment,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono




Close Ads