alexametrics

Tak Ikut Jemput di Mako Brimob, Ini Harapan Basuri untuk Ahok

23 Januari 2019, 16:50:06 WIB

JawaPos.com – Keluarga mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bahagia atas kabar bebasnya dari Rutan Mako Brimob, Depok pada 24 Januari, esok. Hal ini pun ikut ditanggapi oleh adik kandung Ahok.

Basuri Tjahaja Purnama mengungkapkan rasa bahagianya atas kebebasan yang diterima oleh kakaknya. Namun, sayang dirinya tidak bisa menjemput sang kakak dikarenakan ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan.

“Oh tidak ikut (saya jemput abang), kan kerja,” tutur Basuri kepada JawaPos.com, Rabu (23/1).

Kendati tak bisa ikut menjemput, Basuri berharap proses kebebasan Ahok lancar dan tidak ada halangan. Dirinya juga meminta kepada semua pihak agar memberikan ruang kepada Ahok usai kebebasannya.

“Semoga lancar, biarlah abang pulang ke rumahnya,” tuturnya lagi.

Basuri diketahui sempat mengikuti jejak Ahok menjadi Bupati Belitung Timur pada periode 2010-2015. Kabar tidak dapat menjemput pun sebelumnya datang dari mantan rekannya semasa menjabat Gubernur di DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Djarot menyatakan tidak akan menjemput rekannya semasa menjabat di Pemprov DKI Jakarta terdahulu. Djarot menyebut Ahok hanya akan dijemput sanak keluarganya saja.

“Saya? Nggak (jemput), nggak boleh dong kan cuman keluarga doang,” tuturnya saat dikonfirmasi, Jumat (18/1).

Begitupula dengan Koordinator Sejuta Teman yang juga salah satu pendiri Teman Ahok, Muhammad Fathony mengatakan tidak akan mengadakan penyambutan khusus atas kebebasan Ahok di Mako Brimob. Sebab, ia menghargai keinginan Ahok yang telah disampaikan melalui sepucuk surat.

“Kami waktu itu memang mau merencanakan, tapi kan bapak minta nggak ada penyambutan. Tapi ya nanti kalau ada pertemuan (syukuran sama Ahok) ya mungkin kami bikin,” jelas Fathony kepada JawaPos.com, Sabtu (19/1).

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : Reyn Gloria

Tak Ikut Jemput di Mako Brimob, Ini Harapan Basuri untuk Ahok