alexametrics

Di Muktamar NU, Jokowi Cerita Kejadian Mencekam Akibat Covid-19

22 Desember 2021, 11:58:48 WIB

“15 Juli kita berada pada posisi keadaan yang sangat mencekam. Ngeri saya kalau menceritakan. semua rumah sakit di Jawa dan Bali penuh, oksigen kurang, obat habis, kekurangan. Kasus harian saat itu 56 ribu. Sehingga rumah sakit tidak cukup, tidak mencukupi. Di lorong-lorong rumah sakit semuanya pasien-pasien antre untuk bisa masuk ke ICU,” ungkapnya.

Namun Jokowi bersyukur berkat dukungan NU, Indonesia bisa mengatasi itu semua. Saat ini kasus harian di Indonesia hanya 216 orang yang tertular virus korona. Sehingga Indonesia yang memiliki 514 kab/kota, dan kasusnya hanya 216 artinya di setiap kota dan kabupaten hanya ada setengah kasus.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan, sampai hari ini, Rabu (22/12) pemerintah telah menyuntikkan 263 juta vaksin kepada masyarakat. Itu adalah sebuah pekerjaan yang sangat rumit sangat kompleks. Kata Jokowi, saat proses itu vaksin dibawa ke tempat-tempat yang sangat sulit di atas gunung, ke pulau-pulau kecil dengan membawa perahu, dengan naik sepeda motor. Kemudian membawa boks untuk pendingin vaksin.

“Sekali lagi alhamdulilah kita sudah mencapai 263 juta dosis pertama 73,9 persen, dosis kedua 51,8 persen. Kita harapkan segera bisa mencapai 70 persen untuk mengejar agar Covid-19 ini tidak menyebar kemana-mana lagi, dan juga hari ini telah disuntikkan kepada anak-anak 6 sampai 11 tahun sudah 1 juta. Sudah kecepatannya sangat bagus sekali. Alhamdulilah,” tuturnya.

Namun demikian, Presiden Jokowi meminta masyarakat untuk hati-hati, pasalnya telah muncul Covid-19 varian Omicron. Di Indonesia juga telah diketahui kasus pertama varian baru tersebut.

“Telah ada 83 ribu kasus di dunia dan ke negara kita Indonesia juga telah masuk, sehingga sekali lagi saya sangat mengapresiasi prokes didampingi satgas dalam muktamar ini dan Insya Allah kita semuanya kembali ke daerah masing-masing dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads