alexametrics

Klaster PTM Muncul di Daerah, Pemkot Depok Stop Kegiatan Sekolah

22 November 2021, 13:12:13 WIB

JawaPos.com – Kekhawatiran bahwa penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi Covid-19 bakal memunculkan klaster penularan baru terbukti. Bahkan, beberapa daerah menghentikan PTM untuk skala yang cukup luas setelah kegiatan berjalan hampir satu semester.

Kasus terbaru muncul di Kota Depok, Jawa Barat. Akhir pekan lalu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memutuskan menghentikan seluruh kegiatan PTM di Kecamatan Pancoran Mas. Kebijakan itu diambil untuk mengendalikan munculnya klaster penularan Covid-19 dalam pelaksanaan PTM.

Penghentian sementara kegiatan PTM tersebut berlaku sejak 19 November hingga 29 November. Itu berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan. Baik sekolah umum maupun keagamaan seperti madrasah dan lainnya.

Keputusan menghentikan kegiatan tatap muka di sekolah itu berawal dari temuan 84 kasus Covid-19 klaster PTM. Kasusnya diawali dari klaster keluarga. Di antara lokasi penemuan kasus Covid-19 klaster PTM, yang terbanyak berada di SMP Negeri 2 Depok dengan jumlah sembilan kasus.

Klaster penularan Covid-19 yang terjadi di sekolah juga muncul di Kota Bogor, Jawa Barat. Pemkot setempat bakal memperketat mobilitas warga mulai awal Desember. Itu terjadi setelah ditemukan 24 kasus Covid-19 klaster SD Sukadamai. Perinciannya, 14 siswa dan 10 guru. Wali Kota Bogor Bima Arya langsung memutuskan penghentian sementara PTM di SD Sukadamai pada 18– 27 November.

Institute for Demographic and Poverty Studies (Ideas) menyoroti pelaksanaan PTM di tengah pandemi Covid-19 yang belum usai. Mereka melakukan survei dengan tajuk Dilema BDR (Belajar dari Rumah) dan PTM.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : wan/mia/c6/fal

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads