alexametrics

Satu Keluarga Jadi Korban Lion Air, Ini Pihak yang Dapat Santunan

22 November 2018, 08:45:02 WIB

JawaPos.com – PT Jasa Raharja (Persero) telah menyerahkan santunan kepada 100 korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP di Perairan Karawang, Senin (29/10) lalu. Pesawat yang hendak bertolak dari Soekarno Hatta ke Pangkal Pinang itu membawa 189 manifes penumpang.

Dari 100 korban yang telah diserahkan santunannya, ada empat orang penumpang yang merupakan satu keluarga. Keempatnya telah teridentifikasi tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Lalu siapa yang berhak mendapatkan santunan dari empat korban nahas itu?

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo menuturkan ada korban yang bernama Radikha Wijaya berumur 4 tahun dan adiknya Rafezha Wijaya berumur 1 tahun. Ayahnya Daniel Suharja Wijaya dan ibunya Restia Amelia juga merupakan korban Lion Air dengan nomor penerbangan JT610.

Untuk almarhum Daniel dan Restia, kata Budi, orang tuanya mendapatkan santunan sebesar Rp 50 juta. Namun untuk anaknya Alm Rafezha dan Raditya Wijaya hanya mendapat biaya penguburan saja.

“Daniel Suharja Wijaya ini menjadi korban. Santunan dibayarkan ke orang tua Daniel dan Restia masing-masing Rp 50juta. Radit dan Rafezha mendapat biaya penguburan masing-masing ke kakeknya sebesar Rp 4 juta. Santunan (Rp50 juta) tidak diserahkan karena tidak ada ahli warisnya,” kata Budi di kantornya, Jakarta, Rabu (21/11).

Adapun, santunan kepada satu keluarga nahas ini sudah diserahkan ke pihak ahli waris di Bangka Barat, Desa Air Putih, Kecamatan Munto.

Budi menuturkan santunan langsung ditransfer ke rekening ahli waris setelah ada informasi dari tim DVI mengenai keterangan kematian korban. Kendati begitu, diakui Budi pihak Jasa Raharja sudah mengantongi seluruh berkas dari daftar manifest penumpang Lion Air JT610. Sementara untuk Warga Negara Itali, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak terkait.

Berdasarkan UU Nomor 33 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 2017 tentang korban meninggal dan luka-luka, PT Jasa Raharja akan menyerahkan santunan sebesar Rp50 juta untuk korban meninggal dan Rp25 juta untuk korban luka-luka.

“Uang santunan hanya bisa diberikan kepada anak-anak sah, dan orang tua kandung. Kalau (keduanya) tidak ada hanya sumbangan biaya penguburan,” kata Kepala Humas Jasa Raharja M Iqbal Hasanuddin, kepada JawaPos.com di Jakarta, Rabu (21/11).

Saat ini, Jasa Raharja terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait mengenai data korban. Selain itu, Jasa Raharja juga ‘menjemput bola’ dengan membuka informasi bukan hanya terpusat di kantor pusat tetapi juga di Bangka Belitung, Surabaya, Bekasi, Lampung, Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Kami sudah mendata bukan di kantor pusat saja, tapi juga di babel, surabaya, kunjungan ke rumah untuk menyampaikan ucapan duka dan data yang diperlukan. Ada di Lampung, Babel, Jawa Timur, Bekasi, Jabar,” jelasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : (uji/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Satu Keluarga Jadi Korban Lion Air, Ini Pihak yang Dapat Santunan