alexametrics
Laporam M. Hilmi Setiawan dari Makkah

Terminal Padat, Jamaah Sebaiknya Perpanjang Zikir di Masjidilharam

22 Juli 2019, 14:22:21 WIB

JawaPos.com – Tidak kurang dari 52 ribu jamaah haji Indonesia sudah berada di Makkah. Terlihat hampir di setiap sudut Masjidilharam ada rombongan jamaah asal Indonesia. Termasuk di terminal Syib Amir yang berlokasi di sekitar Masjidilharam.

Seperti yang tampak selepas salat Isya Minggu malam (21/7) sekitar pukul 21.00 waktu Arab Saudi (WAS) atau Senin 01.00 WIB dinihari tadi, jamaah yang selesai melaksanakan salat isya langsung terkonsentrasi menuju ke terminal Syib Amir. Tujuannya untuk bisa segera pulang ke hotel menggunakan bus salawat yang disiapkan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

Padahal di sekitar Masjidilharam ada tiga terminal yang menjadi titik kedatangan dan kepulangan jamaah. Selain di Syib Amir, ada juga terminal Bab Ali dan Jiyad. Pada kasus Minggu malam itu, jamaah yang seharusnya naik bus dari terminal Bab Ali, tetapi berjalan menuju ke terminal Syib Amir. Sehingga menambah kepadatan jamaah di terminal Syib Amir.

Kerumunan jamaah haji Indonesia di terminal Syib Amir Minggu malam (21/7). Selepas salat Isya terminal ini selalu ramai dipadati jamaah yang habis salat dan yang akan melakukan umrah di Masjidilharam. (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)

Jamaah dari embarkasi Surabaya (SUB) seluruhnya naik bus di Terminal Bab Ali. Terminal ini posisinya lebih dekat dengan Masjidilharam dibandingkan terminal Syib Amir. Hanya saja terminal Bab Ali tidak sebesar terminal Syib Amir. Selain itu posisinya juga tertutup beberapa bangunan, sehingga kurang terlihat oleh jamaah yang baru keluar dari Masjidilharam melalui pintu Sa’i.

M. Hilmi Setiawan wartawan Jawa Pos yang ikut menjadi petugas haji sempat mengantarkan jamaah perempuan lansia yang sudah terlanjur masuk ke terminal Syib Amir. Dia seharusnya masuk ke terminal Bab Ali. Akhirnya jamaah yang berjalan menggunakan tongkat itu meminta diantar sampai ke terminal Bab Ali.

Hilmi Setiawan (Jawa Pos)

Pengendalian Ibadah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Oman Fathurrahman menuturkan, sebaiknya jamaah yang selesai salat Isya di Masjidilharam tidak perlu cepat-cepat pulang menuju hotel. “Sebaiknya iktikaf atau berzikir dulu di Masjidilharam. Gunakan kesempatan untuk memperbanyak ibadah,” jelasnya.

Iktikaf atau berzikir itu bisa dilakukan selama 30 menit atau sampai satu jam. Selain untuk beribadah juga bisa menunggu kepadatan jamaah di terminal Syib Amir mencair terlebih dahulu. Sebab dalam kondisi yang padat, jamaah harus sabar antre masuk ke bus.

Oman menjelaskan Kemenag menyediakan 128 bus salawat yang beroperasi 24 jam. Jadi jamaah tidak perlu khawatir kehabisan bus salawat untuk pulang menuju hotel. Dia juga menjelaskan di terminal Syib Amir banyak petugas Indonesia yang siap mengarahkan jamaah pulang sesuai dengan nomor busnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Hilmi Setiawan

Close Ads