alexametrics

Angka Kematian Kasus Korona di Indonesia Kini 9,3 Persen

22 Maret 2020, 16:58:28 WIB

JawaPos.com – Jumlah masyarakat yang terpapar virus Korona jenis baru di Indonesia makin mengkhawatirkan. Per Minggu (22/3), terdapat tambahan kasus baru 64 positif. Dengan demikian yang total yang positif terjangkit korona mencapai 514 kasus.

Angka itu disertai dengan tambahan kasus meninggal 10 jiwa. Maka, total korban meninggal menjadi 48 orang. Artinya, jika dipersentase, kematian atau angka kematian (Mortality Rate) di Indonesia naik menjadi 9,3 persen.

Yakni jumlah kasus meninggal dikali 100 dibagi dengan total positif. Angka itu naik lagi dsri sebelumnya hanya di sekita 8 koma sekian persen.

“Totalnya 514 orang. Sembuh 29 orang. Meninggal total 48 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah Untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers, Minggu (22/4).

Yurianto menegaskan hasil tersebut sudah diberitahukan ke dinas kesehatan masing-masing kabupaten, kota, provinsi dan rumah sakit yang merawat pasien. Mereka pun juga melakukan dilakukan pelacakan kontak atau contact tracing.

Dengan meningkatnya jumlah kasus ini, Yuri–begitu Yurianto disapa, berharap masyarakat tetap menerapkan disiplin atas jarak sosial atau social distancing.

“Sosial distancing, jaga jarak, laksanakan dengan basis komunitas. Masyarakat harus saling mengingatkan dan mengawasi. Kami juga terus menyiapkan rumah sakit tambahan,” jelasnya.

Yurianto menegaskan, skrinning atau rapid tes (tes cepat) akan terus ditingkatkan. Berharap dengan langkah itu jumlah kasus positif akan semakin banyak diketahui meskipun harus dikonfirmasi ulang menggunakan metode PCR.

“Jaga imunitas diri agar tetap sehat. Bisa lakukan aktivitas segat yang seimbang. Semoga yang sehat sehat cepat sehat. Dan yang sakit tak menularkan,” paparnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads