JawaPos Radar

Pilpres 2019

Senyum Penuh Tanda Tanya Hashim soal Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

22/03/2018, 11:57 WIB | Editor: Estu Suryowati
hashim adik prabowo
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo‎. (dok. JPNN/Jawa Pos Grup)
Share this image

JawaPos.com – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dikabarkan sempat ditawari bergabung dengan pemerintah. Selain itu sang ketua umum, Prabowo Subianto juga ditawari untuk menjadi cawapres Joko Widodo (Jokowi) oleh pihak istana.

Lantas apakah kabar tersebut benar?

Saat dikonfirmasi mengenai kabar ini, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo‎ tidak membantah, namun tidak juga membenarkan.

“Saya senyum saja, saya tidak bantah‎,” ujar Hashim saat ditemui di Hotel Milenium, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (22/3).

Ketika didesak maksud senyumannya itu, adik dari Prabowo Subianto ini hanya berkomentar bahwa senyuman adalah kode dari orang Jawa.

“Saya kan orang Jawa. Jadi, bisa terjemahkanlah dan bisa ditafsirkan,” katanya.

Sementara saat disinggung bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang diutus untuk merayu Prabowo sebagai cawapres Jokowi, Hashim tidak ingin berkomentar banyak.

“Saya senyum saja,” tuturnya.

Menurut Hashim, Partai Gerindra tetap ingin Prabowo Subianto maju di Pilpres 2019 sebagai capres. Bahkan saat ini sudah banyak tokoh yang datang untuk bisa menawarkan diri menjadi pendamping mantan Danjen Kopassus tersebut.

“Banyak yang datang, banyak yang menawarkan bersedia jadi cawapres,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan, partainya sempat mendapatkan tawaran untuk berkoalisi dengan Presiden Jokowi di Pilpres 2019.

Utusan dari Istana juga telah menemui Prabowo Sibianto. Bahkan utusan dari istana tersebut datang untuk mengajak Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menjadi cawapres dari Jokowi.

Namun tawaran itu ditolak, karena menurut Fadli, Gerindra tetap pada komitmen awal mengusung Prabowo sebagai capres di 2019 dan bersaing dengan Jokowi.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up