alexametrics

Ada Intimidasi Wartawan, Ma’ruf Sebut Malam Munajat 212 Jadi Rusak

22 Februari 2019, 17:17:31 WIB

JawaPos.com – Aksi intimidasi kepada wartawan media online di Malam Munajat 212 di Monas, Jakarta, Kamis (21/2) berbuntut panjang. Bahkan pelaporan resmi kepada aparat penegak hukum pun sudah dibuat.

Menanggapi itu, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma’ruf Amin ikut menyoroti kejadian ini. Menurutnya kegiatan munajat ini seharusnya digunakan untuk memanjatkan doa kepada Tuhan, bukan ajang kekerasan.

“Wah itu, itu tidak baik yah kalau ada munajat kok ada ribut, itu tidak baik. Munajat itu kan khusuk menghadap kepada Allah,” ujar Ma’ruf di Rumah Situbondo Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/2).

Mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu menilai kebaikan Malam Munajad ini seolah telah dirusak oleh kelakuan sejumlah oknum ini. Ia berharap hal seperti ini tidak terjadi kembali.

“Kalau ada keributan itu jadi rusak munajatnya itu, saya kira tidak baik,” tegas Ma’ruf. 

Acara doa bersama Munajat 212 yang berlangsung di kawasan Monas, Jakarta Pusat diwaenai kericuhan, setelah adanya peristiwa kecopetan. Diketahui ada dua pelaku pencopetan, satu di antaranya sempat melarikan diri.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan menjelaskan bahwa para pelaku yang berjumlah dua orang itu telah diamankan. Pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

“Iya itu diduga copet ya, ada dua orang dan sudah kami bawa, ya itu diduga ya (awal kericuhan),” jelas Harry saat dikonfirmasi, Kamis (21/2). 

Usai adanya kericuhan terkait pencopetan tersebut, seorang wartawan media online, diamankan massa dan diintimidasi. Hal ini dikarenakan dia merekam adegan kericuhan tersebut. “Hapus kaga tuh rekamannya,” teriak massa. 

“Iya saya hapus, lepas dulu tangan saya,” jawab wartawan tersebut.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan

Ada Intimidasi Wartawan, Ma'ruf Sebut Malam Munajat 212 Jadi Rusak