alexametrics

Respons Kritikan BW, Firli: Di Balik Kebaikan Selalu Saja Ada Fitnah

22 Januari 2020, 11:56:36 WIB

JawaPos.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri tak mempersoalkan kritik mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto terkait aktivitasnya memasak nasi goreng hingga berkaraoke dengan awak media pada Senin (20/1) malam. Firli menegaskan kegiatan itu untuk berbuat baik terkait strategi pemberantasan korupsi.

“Kita kerja, kerja, dan kerja. Sepi ing pamrih, rame ing gawe. Terus dan teruslah, jangan pernah berhenti berniat dan berbuat baik, dan menebar kebaikan,” kata Firli dalam pesan singkatnya, Rabu (22/1).

Mantan Kapolda Sumatera Selatan ini menyebut dirinya tidak akan pernah berhenti berbuat kebaikan. Meski banyak orang yang tidak percaya kepadanya.

“Jangan pernah berhenti untuk melakukan kebaikan sekalipun anda tidak akan pernah disebut orang baik. Karena di balik kebaikan selalu saja ada fitnah,” beber Firli.

Sebagai Ketua KPK, lanjut Firli, dirinya akan sepenuhnya bekerja memberantas korupsi. Menurutnya amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab yang harus diselesaikan.

“Kita kerja, kerja, dan kerja untuk bangsa dan negara. Alhamdulillah diberi amanah untuk bisa mengabdi kepada NKRI,” urai Firli.

Sementara itu, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyatakan acara pada Senin (20/1) malam merupakan kegiatan silaturahmi dengan pimpinan KPK, Dewan Pengawas, dan awak media. Menurutnya, pemberantasan korupsi harus dilakukan secara bersama-sama.

“Seluruh elemen, termasuk insan KPK, pimpinan, Dewas, dan peran dari teman-teman media juga sangat membantu ketika kita melakukan upaya pemberantasan maupun pencegahan korupsi. Sehingga acara itu saya pikir perlu, kita silaturahmi lebih dekat lagi, bagaimana demikian mengakumulasikan ke depan,” terang Ali.

Ali menyatakan upaya pemberantasan korupsi membutuhkan strategi dan komitmen. Menurutnya, komitmen pemberantasan korupsi itu telah disampaikan melalui penetapan tersangka belakangan ini.

“Saya pikir kita lihat kerja seperti di awal, kita buktikan dengan kerja dan kemudian sudah jelas beberapa hari kepemimpinan KPK ini ada beberapa kita tetapkan sebagai tersangka. Kemudian dan proses-proses yang sedang berjalan penyelidikan maupun penyidikan. Jadi, beri kesempatan untuk membuktikan itu semua, ke depan tentunya masyarakat nanti akan menilai,” pungkas Ali.

Sebelumnya, mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto mengkritisi sikap Ketua KPK Firli Bahuri yang pada Senin (20/1) malam memasak nasi goreng di Gedung KPK. Pria yang akrab disapa BW itu menyebut, Firli telah membuat kekonyolan dalam menjalankan tugasnya sebagai pucuk pimpinan KPK.

“Ketua KPK diduga tengah menyulut kepongahan. Selamat datang kekonyolan, percayalah korupsi tak akan bisa dihabisi dengan ribuan piring dari nasi gorenganmu. Karena yang perlu digoreng hingga gosong, hangus, dan kering kerontang adalah para koruptor bukan nasi,” kata BW dalam keterangannya, Selasa (21/1).

BW menilai Firli tengah merendahkan hatinya untuk memikat publik. Sebab belakangan dia disorot terkait kasus pelanggaran etik, saat masih menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

Menurut BW, seharusnya Firli dapat menjelaskan secara rinci program strategis KPK ke depan. Bukan dengan berfoya-foya dan memasak nasi goreng seperti master chef.

“Ketua KPK seharusnya mengolah ramuan antikorupsi yang ditunjukan melalui apa program strategis KPK dan ketegasan KPK menghadapi brandalisme koruptor,” tegas BW.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Muhammad Ridwan


Close Ads