alexametrics
Laporan M. Hilmi Setiawan dari Makkah

KKHI Makkah Tangani 76 Jamaah, Diantaranya Dipicu Kencing Manis

21 Juli 2019, 14:44:56 WIB

JawaPos.com – Jumlah jamaah yang sudah berada di kota Makkah semakin banyak. Tidak kurang dari 31 ribu jamaah dari 78 kloter sudah berada di Makkah. Jika ditotal dengan jamaah yang masih berada di Madinah, jumlahnya sekitar 100 ribu jiwa.

Dengan semakin banyaknya jamaah yang berada di Makkah, berimbas pula pada pelayanan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Makkah. Dokter Unit Gawat Darurat KKHI Makkah dr Novita Silvana mengatakan sampai saat ini KKHI Makkah sudah menangani 76 orang jamaah.

”Penyakit yang dialami jamaah diantaranya adalah diabetes mellitus atau kencing manis,” jelasnya Minggu (21/7). Selain itu juga ada gangguan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Kemudian juga ada pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yang dipicu karena kelelahan.

Novita menuturkan KKHI Makkah dilengkapi dengan fasilitas kesehatan yang memadai untuk melakukan rawat jalan maupun rawat inap jamaah. Dia menuturkan jamaah yang sudah ditangani di KKHI Makkah bisa kembali ke kloter atau hotelnya masing-masing. Di KKHI Makkah juga disiapkan ruangan untuk bedah dan gangguan mental.

Sementara itu Kepala Daker Makkah Subhan Cholid mengingatkan jamaah supaya bisa mengatur waktu untuk pelaksanaan umrah wajib. Supaya bisa menghindari penumpukan jamaah di terminal di sekitar Masjidilharam. Dia menuturkan waktu-waktu yang padat diantaranya adalah setelah bubaran salat Isya dan salat Subuh.

”Kalau umrah malam hari, sebaiknya jam 10 malam,” katanya. Karena pada jam tersebut terminal sudah mulai sepi. Selain itu untuk umrah pagi hari, sebaiknya setelah waktu salat duha atau sekitar pukul delapan pagi.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Hilmi Setiawan


Close Ads