alexametrics

Okupansi RS Naik, Pengelolaan Limbah Medis Dipercayakan Pada PPLI

21 Mei 2021, 17:28:47 WIB

JawaPos.com – Pemerintah pusat, daerah maupun Perhimpunan Rumah Sakit se-Indonesia (PERSI) tengah bersiap untuk menghadapi potensi kenaikan kasus Covid-19 pasca lebaran. Bahkan, dikatakan bahwa sejumlah rumah sakit di berbagai provinsi telah dilaporkan adanya kenaikan okupansi.

Sekjen PERSI Lia G Partakusuma mengungkapkan, kawasan yang mengalami peningkatan di antaranya adalah Aceh dan Sulawesi Barat, kasusnya mengalami kenaikan lebih dari 50 persen. Kemudian, kenaikan jumlah kasus Covid-19 hingga 25 sampai 50 persen terjadi juga di Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, dan Riau.

“Kemungkinan menyusul di pulau Jawa, termasuk Jakarta. Rumah sakit sudah banyak yang bersiap menghadapi potensi tersebut, mulai dari kesiapan tenaga medis hingga pengolahan limbahnya,” ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (21/5).

Terkait dengan limbah medis yang dihasilkan akibat peningkatan tersebut, Wakil Direktur RSUD Cibinong Tomi mengatakan bahwa pihaknya menanganinya dengan baik dan benar.

“Limbah medis yang timbul dari alat-alat yang digunakan dalam penanganan covid-19 juga kita tangani baik. Semua kita musnahkan, baik dengan peralatan  insenerator yang di miliki rumah sakit atau dengan menggandeng perusahaan yang profesional dalam penanganan limbah B3 seperti PPLI (Prasadha Pamunah Limbah Industri),” ujar dia.

Limbah medis yang di maksud adalah masker bekas pakai, selang oksigen, jarum suntik dan lain-lain tak akan digunakan kedua kali. “Semua dinusnahkan, tidak dibenarkan untuk digunakan kembali atau dijual sebagai barang bekas. Itu sangat berbahaya, barang-barang itu harus steril,” tegasnya.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads