alexametrics

Biar Akses NIK Tetap Gratis, Ini Saran Untuk Dukcapil Kemendagri

21 April 2022, 09:55:02 WIB

JawaPos.com – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menilai akses NIK di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) tetap bisa diakses gratis. APJII menilai akses NIK tidak seharusnya berbayar, apalagi masih banyak permasalahan yang kerap terjadi.

“Verifikasi data menggunakan NIK sudah menjadi layanan dasar masyarakat di era digital, sehingga sebaiknya Ditjen Dukcapil Kemendagri tidak mengenakan biaya akses atas barang publik (public goods),” Ketua Umum APJII, Muhammad Arif kepada wartawan, Kamis (21/4).

Arif menambahkan, validasi dan verifikasi NIK telah menjadi proses Know Your Customer (KYC) pada berbagai aktivitas masyarakat, sektor Industri, dan Instansi Pemerintah. Sehingga keputusan mengenakan pembayaran kepada akses NIK dianggap tidak tepat.

“Pemerintah harus mendukung penyediaan tersebut demi inklusivitas dan perlindungan data pribadi masyarakat, karena sampai dengan saat ini masih banyak kebocoran data masyarakat yang bisa diminimalisir melalui validasi dan verifikasi NIK ke server Dukcapil,” jelasnya.

Terkait biaya operasional sistem, kata Arif, Dukcapil dapat menggunakan fasilitas Pusat Data Nasional yang sudah dibangun Kemkominfo dan bersinergi dengan sumber daya SPBE lainnya untuk membagi beban server Dukcapil. Sehingga tidak terjadi penumpukan beban penyimpanan data di satu server.

“Data NIK bukan tergolong data yang cepat berubah dan pemrosesannya dilakukan oleh penyedia layanan sesuai sektor pelayanannya. Oleh karena itu, beban server Dukcapil tidak lebih dari penyimpanan dan web service melalui platform arsitektur berorientasi layanan,” ucapnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: