alexametrics
Wawancara Eksklusif JawaPos.com

Jozeph: Belum Ada Undang-Undang Larangan Menjadi Nabi

21 April 2021, 10:09:27 WIB

JawaPos.com – Tersangka kasus penistaan agama Jozeph Paul Zhang menyampaikan alasannya mengaku nabi ke-26 setelah Nabi Muhammad SAW. Dia menyebut, pernyataan itu berani disampaikan karena dirinya berada di luar wilayah Indonesia.

Sebab pengakuan Jozeph sebagai nabi ke-26 itu banyak mendapat kecaman. Seperti dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) hingga Kementerian Agama (Kemenag).

“Kalau saya di dalam (wilayah Indonesia) ngomong sudah diciduk. Di depan sudah intel nongkrongin, bagus intel, FPI nongkrongin, bagus intel palingan dicokok gini saja, kalau FPI dibakar rumahnya pak, itu kan fakta teman-teman yang dicokok Daud Ali, Saifudin Ibrahim banyak yang dimasukin,” kata Jozeph saat berbincang dengan JawaPos.com, Rabu (21/4).

Baca Juga: Jozeph Paul Zhang: Eropa Lebih Pancasila dari Indonesia

Jozeph menyampaikan, pengakuan sebagai nabi tidak ada larangan dalam Undang-Undang. Karena itu, dia menyebut setiap orang berhak dirinya mengaku sebagai nabi.

“Saya boleh-boleh saja mengaku nabi ke 26, 27, 28, 29 suka-suka saya. Semua orang boleh saja mengaku menjadi nabi, emang ada larangan menjadi nabi, kayaknya belum ada Undang-Undang larangan menjadi nabi,” cetus Jozeph.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Muhammad Ridwan

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads