alexametrics

Sofyan Djalil Dikritik Usai Sebut Mafia Tanah Sogok Petugas Rp 200 M

21 Januari 2022, 09:37:18 WIB

JawaPos.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Sofyan Djalil sempat menyebut jika para mafia tanah rela mengeluarkan uang hingga Rp 200 miliar untuk menyogok oknum petugas, baik di pertanahan maupun di peradilan. Sogokan itu demi penerbitan sertifikat tanah.

Pernyataan itu disampaikan Sofyan Djalil dalam acara Seminar Nasional bertema Peran Komisi Yudisial dalam Silang Sengkarut Kasus Pertanahan di Pengadilan melalui akun YouTube Komisi Yudisial beberapa waktu lalu.

Ketua Gerakan Nasional (Gernas) 98, Anton Aritonang memandang, pernyataan Menteri Sofyan justru akan berdampak negatif dan menyesatkan. Sebab menimbulkan persepsi biaya pengurusan sertifikat tanah mahal.

“Pernyataan Sofyan Djalil sama dengan era orde baru yang mengurus tanah ada biaya mahal. Menteri ATR sudah membuat rakyat takut melakukan pengurusan sertifikat hak milik dan secara tidak langsung menuduh hukum di Indonesia bisa dibayar untuk pengurusan masalah pertanahan,” kata Anton kepada wartawan, Jumat (21/1).

Selain itu, Anton juga menyoroti praktik mafia tanah ala Sofyan yang mempersoalkan status tanah dengan girik. Padahal girik merupakan syarat penting dalam pertanahan.

Editor : Edy Pramana

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads