alexametrics

Komjen Sigit Ditantang Berani Minta Anggotanya Tak Rangkap Jabatan

21 Januari 2021, 14:54:39 WIB

JawaPos.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komjen Listyo Sigit Prabowo setelah resmi menjadi Kapolri harus tegas meminta anggotanya untuk melarang praktik rangkap jabatan. ICW menyatakan, hingga kini masih menemukan adanya beberapa anggota Polri aktif yang justru menempati jabatan-jabatan publik.

“Pelarangan itu secara tegas diatur dalam Pasal 28 ayat (3) UU Kepolisian. Hal ini penting, sebab melanggengkan praktik rangkap jabatan sama saja dengan membiarkan dugaan konflik kepentingan terjadi,” kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhana dalam keterangannya, Kamis (21/1).

Kurnia menyampaikan, jika Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo setelah resmi terpilih menjadi Kapolri membiarkan hal itu tetap terjadi, maka komitmen pemberantasan korupsinya patut dipertanyakan.

Hal ini juga seharusnya tidak hanya bagi Kapolri, tapi juga Presiden Joko Widodo (Jokowi) mesti menegaskan pelarangan adanya praktik rangkap jabatan yang selama ini dibiarkan begitu saja. Selain UU Kepolisian, terdapat pula Pasal 17 huruf a UU Pelayanan Publik.

Maraknya praktik rangkat jabatan, lanjut Kurnia, sesungguhnya komitmen pemerintah untuk menjaga nilai-nilai anti korupsi layak untuk dipertanyakan.

“Dalih-dalih yang sering disampaikan oleh pemerintah kerap kali berupaya untuk mencari pembenaran di tengah pelanggaran hukum,” tandas Kurnia.

Baca Juga Diantarkan Para Senior dan Juniornya, Listyo: Ini Bukti Polri Solid

Baca Juga: Jadi Calon Tunggal Kapolri, Komjen Listyo Pilih Tak Banyak Bicara

Sebelumnya, Komisi III DPR RI resmi menyetujui Komjen Listyo Sigit menjadi Kapolri, untuk menggantikan Jendral Idham Azis yang akan habis maja jabatannya pada akhir Januari 2021 mendatang. Sembilan fraksi yang berada di DPR telah memberikan pandangannya terkait uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test calon Kapolri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo.

Hasilnya, sebanyak sembilan fraksi yang ada di DPR menyetujui Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri yang baru tersebut.
“Dengan demikian berdasarkan pertimbangan pandangan dan catatan yang disampaikan oleh fraksi-fraksi, akhirnya pimpinan dan anggota komisi III DPR RI secara mufakat menyetujui pemberhentian dengan hormat dari atas nama Kapolri Jendral Idham Azis dan menyetujui pengangkatanan Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai kapolri,” ucap Herman Hery di ruang rapat Komisi III DPR, Rabu (20/1) kemarin.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Muhammad Ridwan




Close Ads