alexametrics

Wapres Minta Pemberantasan Korupsi Tak Sekadar Seremonial

20 Desember 2021, 21:26:36 WIB

JawaPos.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyoroti komitmen pemberantasan korupsi di Indonesia. Dia mengatakan komitmen tersebut tidak boleh berhenti pada hal-hal yang bersifat seremonial dan administrasi saja.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2021 di Jakarta Senin (20/21). Ma’ruf menyampaikan selamat kepada seluruh instansi yang menerima penghargaan predikat WBK dan WBBM dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) itu.

Ma’ruf menyampaikan penghargaan atau predikat tersebut wujud tidak saja wujud apresiasi. Tetapi juga simbol atau lambang komitmen unit kerja suatu instansi untuk menjadi ikon birokrasi yang bersih dan melayani. Birokrasi yang bebas dari praktik korupsi, pungutan liar (pungli), atau sejenisnya.

’’Untuk itu, komitmen pemberantasan korupsi tidak boleh berhenti pada hal-hal yang bersifat seremonial atau administratif,’’ kata dia. Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mengatakan, peta jalan reformasi birokrasi, predikat wajar tanpa pengecualian (WTP), anugrah WBK dan WBBM, harus dimanifestasikan dalam budaya kerja organisasi. Sehingga tercipta pelayanan publik yang prima.

Ma’ruf menekankan untik kerja di bawah kementerian, lembaga, sampai pemerintah daerah harus menjalankan upaya nyata. Sehingga masyarakat dapat menikmati pelayanan public yang lebih cepat, mudah, murah, dan inklusif. Menurutnya saat ini pemberian anugerah WBK dan WBBM merupakan momentum introspeksi untuk terus berbenah. Selain itu juga meningkatkan kualitas karakter sumber daya manusia serta organisasi atau instansi.

Dia mengatakan pemerintah terus berupaya mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel. Selain itu juga birokrasi yang kapabel. ’’Serta birokrasi yang mampu mewujudkan pelayanan public yang prima,’’ jelasnya.

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Hilmi Setiawan

Saksikan video menarik berikut ini: