alexametrics

Gus Muwafiq Ingatkan Pegawai KPK Terkait Persatuan dan Kesatuan

20 November 2019, 17:57:19 WIB

JawaPos.com – Ulama Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Muwafiq memberikan ceramah dalam kegiatan Silaturahmi Kebangsaan dan Doa Bersama untuk Negeri di Gedung Penunjang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Rabu (20/11). Dalam ceramahnya, Gus Muwafiq mengangkat tema mengenai kebangsaan.

Di hadapan para pegawai dan pimpinan KPK, Gus Muwafiq mulanya membeberkan mengenai sejarah dunia, termasuk pengaruh budaya Yunani masuk ke Indonesia dengan berdirinya kerajaan-kerajaan.

“Mereka (orang Yunani), tahu bangsa Indonesia itu bangsa besar,” ucap Gus Muwafiq.

Kiai Nahdlatul Ulama (NU) ini kemudian berbicara mengenai perkembangan teknologi dan peradaban. Menurutnya, bangsa-bangsa di dunia saat ini sedang berlomba menjadi nomor satu, dan Indonesia punya potensi jadi bangsa besar.

Menurutnya, globalisme tak dapat ditolak, tapi justru dirangkul dan disaring dengan tetap mempertahankan jati diri sebagai bangsa. Untuk itu, katanya, bhineka tunggal ika menjadi kekuatan utama yang cukup ampuh bagi bangsa Indonesia membentengi globalisasi. “Di Indonesia itu biasa berbeda-beda tapi tetap satu,” terang Gus Muwafiq.

Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan, kegiatan ini digelar untuk memperkuat rasa kebangsaan para pegawai Lembaga Antikorupsi. Ditegaskan, KPK dibentuk untuk memperkuat NKRI.

“Tujuan kita memang ingin mempertebal rasa kebangsaan kita. KPK berdiri untuk memperkuat eksistensi NKRI,” terangnya.

Menurut dia, ceramah Gus Muwafiq diperlukan karyawan, untuk memperkuat pemahaman kebangsaan. Dikatakan, merawat Indonesia bukan tugas yang mudah dan untuk itu perlu terus ditanamkan.

“Mohon cara berbangsa dan bernegara lebih dikuatkan dengan pertemuan hari ini. Memang tujuannya membangun komunikasi, memperkuat silaturahmi,” pungkasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads