alexametrics

Bimbingan Pranikah Tekan Angka Perceraian

20 November 2019, 19:28:39 WIB

JawaPos.com – Rencana menerapkan program bimbingan pranikah terus dimatangkan. Kemarin (19/11) Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan audiensi dengan tim penyusun modul bimbingan perkawinan untuk calon pengantin Kementerian Agama. Dalam pertemuan itu disebutkan bahwa salah satu pokok modul bimbingan tersebut adalah tidak menempatkan perempuan pada hal sekunder dalam berumah tangga.

Alissa Wahid sebagai ketua tim penyusun modul bimbingan perkawinan untuk calon pengantin Kementerian Agama menyatakan, sejak 2016 Kemenag ingin merevitalisasi kursus catin (calon pengantin). Kursus tersebut bukan hal yang baru. ”Sudah dilakukan, tapi belum di seluruh Indonesia,” tuturnya ditemui setelah audiensi di kantor Kemenko PMK kemarin (19/11).

Dengan kursus catin, kata dia, angka perceraian diharapkan berkurang. ”Setiap hari terjadi 1.100 perceraian dari dua juta perkawinan per tahun,” ungkapnya.

Selama ini pembekalan catin dilakukan secara mandiri oleh kelompok agama. Contohnya gereja. Namun, belum ada penyelarasan sesuai dengan tujuan negara.

Di sisi lain, tantangan keluarga cukup tinggi. Maka, diperlukan pembekalan. ”Yang dilihat, ini wajib atau tidak. Namun, pembekalan ini penting. Ini yang harus dipikirkan,” kata Alissa.

Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono menyebutkan, akan banyak kementerian dan lembaga yang terlibat dalam pembekalan bagi calon pengantin.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/mia/c17/fal



Close Ads