alexametrics

ACT Pasok 55 Ton Beras ke Pesantren Prasejahtera di Seluruh Indonesia

20 November 2019, 08:01:08 WIB

JawaPos.com – Program Beras untuk Santri Indonesia (BERISI) yang dimulai pada 22 Oktober lalu telah terdisitribusi sebesar 55 ton ke berbagai pesantren di Indonesia. Mulai dari Pandeglang, Sumatra Selatan, Malang, Tegal hingga Nusa Tenggara Barat (NTB).

Direktur Program Aksi Cepat Tanggap (ACT), Wahyu Novyan menjelaskan bahwa pendistribusian beras yang dilakukan ini menjangkau 22 provinsi yang meliputi 51 kota/kabupaten dengan total 77 pesantren. Puluhan ton beras ini disalurkan untuk pemenuhan pangan santri-santri, khususnya mereka yang belajar di pesantren pedalaman daerah.

“Pesantren-pesantren ini tersebar di Sumatra, Kalimantan, Jawa Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Maluku. Sampai saat ini, beras telah mencukupi lebih dari 12 ribu santriwan dan santriwati,” jelas Direktur Program ACT Wahyu Novyan dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (20/11).

Salah satu pesantren yang mendapatkan bantuan beras adalah Pesantren Miftahul Bayan di Pandeglang. Sukma dari Tim Program ACT Banten berkata, sebelum mendistribusikan bantuan beras, ACT Banten telah melakukan asesmen kepada pesantren.

“Pesantren ini masuk kriteria penerima manfaat program BERISI. Santri-santri di sini tak dipungut biaya pendidikan, fasilitas pesantren pun masih sederhana. Murid-murid masih tinggal di kobong sederhana. Mereka umumnya datang dari keluarga prasejahtera dari berbagai daerah, tak hanya dari Pandeglang saja,” jelas Sukma.

Pengasuh pesantren, Kiai Haji Mulyadi mengungkapkan bahwa santrinya memang tidak dipungut biaya apapun untuk pendidikan dan secara gratis belajar di Miftahul Bayan. Per bulan, santri-santri hanya diminta untuk patungan membayar listrik yang mereka gunakan bersama.

Hingga kini, ACT terus mengajak masyarakat dermawan untuk membantu para santri melalui program BERISI di berbagai kalangan. ACT pun terus mengajak masyarakat untuk terlibat dalam kedermawanan untuk santri ini.

“Kami mengajak masyarakat terlibat dalam proses pemenuhan kebutuhan pangan santri di seluruh pelosok negeri,” ajak Wahyu.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking



Close Ads