alexametrics

3 Minggu Menunggu Kabareskrim Baru, Iqbal: Itu Hak Prerogatif Kapolri

20 November 2019, 09:31:36 WIB

JawaPos.com – Hampir tiga pekan berlalu, kursi Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri tak kunjung bertuan. Semenjak ditinggalkan oleh Jenderal Pol Idham Azis yang dipromosikan menjadi Kapolri, belum terdengar nama-nama kandidat yang akan menjadi suksesor Idham.

Terkait itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal mengatakan, penunjukan Kabareskrim menjadi ranahnya Kapolri bersama Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri. Saat ini mereka masih melakukan kajian dan pertimbangan untuk menunjuk salah satu pati polri menduduki jabatan tersebut.

“Itu hak prerogatif pak Kapolri. Tim Wanjak sedang melakukan proses sejak pak Kapolri dilantik,” kata Iqbal di gedung Bareskrim Polri, Selasa (19/11).

Mantan Wakapolda Jawa Timur itu memperkirakan penunjukan Kabareskrim akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Namun, dia enggan membocorkan siapa saja kandidat yang tengah digodog oleh Kapolri dan Wanjakti.

“Tinggal tunggu waktu, sabar saja Insya Allah tak lama lagi muncul perwira tinggi polri baik yang berasal dari bintang dua atau tiga akan dipilih melalui mekanisme Wanjak,” tegas Iqbal.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melantik Idham Aziz sebagai Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang pensiun karena menduduki kursi Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Prosesi dilaksanakan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (1/11).

Proses pelantikan ditandai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjut dengan pembacaan sumpah jabatan. Dipimpin oleh Jokowi dan diucap ulang oleh Idham. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 97 Polri Tahun 2019 tentang pengangkatan Kepala Kepolisian Republik Indonesia.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia pada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan Perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya pada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjungjung tinggi etika jabatan bekerja dengan sebaiknya-baiknya dan dengan penuh rasa tanggungjawab, bahwa saya akan menjungjung tinggi tribrata,” ucap Jokowi diulang oleh Idham.

Setelah dilantik, Idham langsung dihadiahi kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi. Dari Komisaris Jenderal menjadi Jenderal. Hal itu tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 98 Polri Tahun 2019 tentang kenaikan pangkat golongan perwira tinggi polri.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Sabik Aji Taufan



Close Ads