alexametrics

DPR Minta Kapolri Usut Dalang Kerusuhan di Papua

20 Agustus 2019, 15:45:39 WIB

JawaPos.com – Kesalahpahaman terjadi di kerusuhan Papua. Hal ini diduga dipicu karena adanya insiden penurunan bendera merah putih di Surabaya, Jumat (16/8) lalu.

Anggota Komisi IV DPR asal Papua, Michael Wattimena mengatakan kasus penurunan bendera tersebut harus diusut tuntas. Dia meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk bisa mengusut dalang dalam kesalapahaman mengenai bendera merah putih.

“Kepada bapak Kapolri untuk mengusut siapa sebenarnya di balik penurunan bendera (dalang-Red) atau memasukkan bendera merah putih ke dalam selokan,” ujar Wattimena di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/8).

Wattimena ‎mengatakan, kasus ini penih dengan politik. Sebab hal ini karena berdekatan dengan Hari Raya Kemerdekaan Indonesia. Sehingga memang perlu ada pengusutan.

“Sebenarnya ini konten politiknya apa. Apalagi dalam suasana kita masuk dalam Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-74. Pasti ada sesuatu yang lain di balik ini semua,” katanya.

Selain itu politikus Partai Demokrat ini menduga kerusuhan itu semakin menjadi besar karena adanya penyebaran video-video yang berkaitan tentang rasisme. Sehingga akhinya masyarakat turun ke jalan merusak fasilitas umum.

“Kalau bisa ini yang terakhir (mengusut) perilaku body shaming, ini yang terkahir ini body shaming. Karena kita adalah sama samaa anak bangsa,” ungkapnya.

Sekadar informasi, kerusuhan di Manokwari, Papua Barat karena sebanyak 43 orang anggota aliansi mahasiswa Papua dibawa ke Markas Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya dari asrama mereka di Jalan Kalasan, Sabtu, 17 Agustus 2019.

Penggerebekan itu diduga akibat kesalahpahaman setelah Bendera Merah Putih milik Pemerintah Kota Surabaya terjatuh di depan asrama. Hal ini pun lantas memicu kemarahan massyarakat di Manokwari sehingga kantor DPRD di Papua Barat dibakar.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Gunawan Wibisono

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads