alexametrics

Bandara Kembali Dibuka, Warga Papua-Papua Barat Beraktivitas Normal

20 Agustus 2019, 14:27:18 WIB

JawaPos.com – Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, situasi di wilayah Papua-Papua Barat hari ini terbilang sudah kondusif. Seperti di Jayapura dan Manokwari, aktivitas masyarakat sudah berjalan normal. Aksi unjuk rasa yang dilakukan elemen masyarakat kemarin juga berakhir damai pukul 20.00.

Selain itu, di Manokwari kondisinya pun sudah berangsung kondusif. Aparat yang melakukan pengamanan ditugaskan untuk memastikan situasi kamtibmas berjalan aman dan tertib. “Papua Barat khususnya Manokwari hari ini berangsur cukup baik. Aktivitas kegiatan masyarakat berangsur normal,” ujar Dedi di kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (20/8).

Dedi menjelaskan, gerakan massa memang masih terlihat di wilayah Sorong. Namun, tidak dalam skala besar. Aparat TNI-Polri dan tokoh masyarakat setempat masih terus menggelar negosiasi. Aspirasi mereka pun ditampung untuk disampaikan ke pemerintah pusat. “Aktivitas kegiatan masyarakat sudah biasa. Pagi ini Bandara Sorong, Bandara Manokwari sudah bisa dioperasikan dengan baik. Secara umum situasi Papua kondusif,” tambahnya.

Di sisi lain, Dedi menyampaikan, petugas juga sudah mulai mendata kerusakan materil yang timbul akibat kerusuhan kemarin. Sejauh ini fasilitas publik yang rusak berjumlah 15 buah di Sorong, dan 10 lainnya di Manokwari. Namun, belum disebutkan pasti nominal dari kerugian tersebut.

Pangdam XVIII Kasuari Mayjend TNI Joppye O Wayangkaw, Kapolda Papua Barat Brigjend Pol Herry R Nahak berusaha menenangkan massa aksi. Axel Refo/Radar Papua

Hari ini, aparat TNI-Polri yang berada di Papua sudah ditugaskan untuk membersihkan sisa-sisa kerusuhan. “Pohon tumbang, sisa bakar ban, dibersihkan hari ini. Diharapkan aktivitas masyarakat berjalan normal,” pungkas Dedi.

Untuk kerusakan-kerusakan tersebut, nantinya akan ada bantuan dari pemerintah untuk memperbaikinya. Sementara itu, polri memastikan tidak ada korban jiwa akibat kerusuhan di Papua dan Papua Barat.

Salah seorang warga bernama Lopez, 30, mengatakan bahwa kondisi Papua kini sudah berangsur membaik pascakerusuhan kemarin. Warga sudah mulai beraktifitas dengan normal. “Saat ini sudah aman,” kata pria bertinggi 170 centimeter itu kepada JawaPos.com.

Menurutnya, aktifitas ekonomi pun secara garis besar sudah mulai kembali bergeliat. “Aman semua sekarang, aktifitas ekonomi pun sudah normal,” pungkasnya.

Sebelumnya, intimidasi yang dialami mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur berbuntut panjang. Senin (19/8) pagi kerusuhan pecah di Manokwari, Papua Barat. Sejumlah elemen masyarakat menggelar demontrasi di sejumlah titik.

Dari video yang beredar, massa mulai melakukan pengerusakan sejumlah fasilitas. Bahkan terjadi aksi bakar-bakaran benda-benda di tengah jalan. Aksi ini dilakukan karena mereka tak terima mahasiswa Papua mendapat intimidasi.

Diketahui, arama mahasiswa di Kalasan, Surabaya digerudug sejumlah massa. Kejadian ini dilatar belakangi karena beredar sebuah video mahasiswa Papua mematahkan tiang bendera Merah Putih lalu dibuang ke selokan. Namun, belum ada kejelasan terkait kebenaran video tersebut.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads