JawaPos Radar | Iklan Jitu

Jaga Keutuhan NKRI, TGB Akan Gelar Konferensi Internasional

20 Juli 2018, 16:04:25 WIB | Editor: Kuswandi
TGB
Ketua OIAA Kairo cabang Indonesia Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) saat menggelar konpers di Jakarta, Jumat (20/7) (Sabik/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Situasi panas negara-negara Timur Tengah menyedot perhatian dunia. Peperangan yang terus terjadi menimbulkan kerusakan dahsyat di negara itu, dan masyarakat pun banyak yang menjadi korban.

Dari kabar yang beredar, konflik di Timur Tengah disebut didasari beberapa alasan. Seperti perebutan kekuasaan, sumber daya alam, hingga berkembangnya radikalisme yang berujung aksi terorisme.

Berkaca dari tragedi Timur Tengah itu, Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Kairo cabang Indonesia akan menggelar konferensi internasional bertema Moderasi Islam di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) 26-29 Juli 2018.

Ketua OIAA Kairo cabang Indonesia Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) mengatakan, urgensi konferensi internasional ini untuk menjaga keutuhan NKRI dari bahaya radikalisme. Moderasi Islam disebut dapat membentengi bangsa ini dari konflik seperti di Timur Tengah.

"Potret Timur Tengah ini sangat dekat dengan kita, itu suatu warning buat kita, bahwa kita harus memperkokoh moderasi karena ini suatu buffer untuk menjaga kebersamaan kita, melindungi kita sebagai kesatuan bangsa. Itu urgensi konferensi ini," ujar TGB di Rumah Makan Taliwang Bersaudara Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (20/7).

Gubernur NTB itu merasa prihatin melihat negara-negera di Timur Tengah saat ini. Keadaan mereka sekarang berbanding jauh dengan kedamaian yang sempat hadir di sana beberapa tahun silam. Dari hasil kajiannya, memang tidak bisa dipungkiri bahwa salah satu penyebab konfliknya adalah tumbuhnya ektrimisme.

"Dulu kami mendatangi negara itu aman mirip sekali Indonesia tentram, tetapi tidak lama dari itu, karena pertumbuhan ada ektrimitas kemudian kita bisa melihat bagaimana negara itu hancur," jelas TGB.

Nantinya dalam konferensi internasional itu akan dibahas Islam dengan pemahaman wasathiyah atau Islam jalan tengah. Kontek teologi, politik hingga hukum akan dibedah sesuai moderasi Islam.

Adanya konferensi internasional ini diharapkan Islam akan semakin memperkokoh kehidupan bangsa. Sehingga negara akan semakin berkembang dan terhindar dari kehancuran.

"Maka Islam akan sangat kuat memperkokoh pilar bangsa, sekaligus memperkokoh pondasi untuk negara maju," tandas TGB.

Konferensi ini direncanakan akan turut dihadiri tokoh-tokoh ulama besar dari Indonesia yang merepresentasikan organisasi-organisasi Islam. Hadir pula pemuka agama dari seluruh penjuru dunia, dan tentunya diikuti oleh anggota OAII cabang Indonesia.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up