alexametrics

Soal Jual Beli Jabatan, Eks Rektor UIN Jakarta: Pilrek Jangan Parpol

20 Maret 2019, 19:20:55 WIB

JawaPos.com – Polemik pengangkatan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyeruak ke publik. Hal itu lantaran Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengungkapnya dan meminta KPK mengusut dugaan jual beli jabatan rektor di kampus tersebut, yang diduga melibatkan pihak Kementerian Agama.

Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Komarudin Hidayat pun turut berkomentar terkait persoalan tersebut. Menurutnya, pemerintah tidak perlu ikut campur dalam pemilihan rektor (pilrek) perguruan tinggi.

“Perguruan di Indonesia itu memang kita bisa membuat klasifikasi, mana yang sudah mapan sebaiknya diberi otonomi penuh. Profesor, anggota senat lebih tahu siapa yang bisa memimpin, karena mereka tahu sehari-hari, depertemen (kementerian) itu hanya menfasilitasi anggaran,” ujar Komarudin saat ditemui di kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta Pusat, Rabu (20/3).

Ia menambahkan, pemerintah sebaiknya membina kampus yang masih baru. Namun jika kampus sudah mapan, maka kepemimpinan harus diserahkan sepenuhnya.

“Kalau kampus itu masih baru, bisa saja itu dibina langsung oleh pusat, atau belum mapan sekali bisa 50:50. Jadi kita juga perlu membuat satu analisis layaknya BUMN, sehat, sakit, kalau sakit pusat kan harus campur tangan karena uang negara,” tutur dia.

Cara tersebut dilakukan untuk menjaga prosesi demokrasi di lingkungan kampus sendiri. Demokrasi yang baik, kata Komarudin, seharusnya bisa dicerminkan dari perguruan tinggi.

“Ketika kaum intelektual ngomong demokrasi, kok di kampusnya sendiri demokrasi dibunuh, itu jadi tidak logis, terutama bagi kampus kampus yang memang sudah mandiri,” terangnya.

“Orang kampus sendiri hendaknya bersikap elegan dan intelektual. Misalnya ketika pemilihan rektor, jangan kayak partai politik, tunjukan sikap yang lebih elegan, sehingga itu menjadi percontohan demokrasi,” tambah dia.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin tidak melantik sosok yang memenangkan pemilihan rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2019-2023 Andi M Faisal Bakti. Melainkan, melantik Amany Burhanuddin Umar Lubis pada 7 Januari 2019 lalu.

Editor : Kuswandi

Reporter : Yesika Dinta

Copy Editor :

Soal Jual Beli Jabatan, Eks Rektor UIN Jakarta: Pilrek Jangan Parpol