alexametrics

Mengaku Kecolongan, Golkar Tarik Dukungan di RUU Ketahanan Keluarga

20 Februari 2020, 12:35:00 WIB

JawaPos.com – Kapoksi Badan Legislasi Partai Golkar, Nurul Arifin menegaskan partai berlogo pohon beringin ini resmi menarik usulan Rancangan Undang-undang (RUU) Ketahanan Keluarga dari Prolegnas Prioritas 2020 ini. “Jadi, kami (Golkar, red) menarik dukungan dari RUU Ketahanan Keluarga ini,” tegas Nurul Arifin saat dihubungi, Kamis (20/2).

Adapun yang mengusulkan RUU Ketahanan Keluarga masuk dalam prolegnas prioritas adalah Anggota DPR dari Partai Golkar Endang Maria. Nurul Arifin menegaskan, Golkar merasa kecolongan terhadap inisiatif Endang Maria tersebut.

“Kami dari Fraksi Partai Golkar merasa kecolongan tentang adanya seorang anggota yang mengusung RUU Ketahanan Keluarga,” tegasnya.

Menurut Nurul, seharusnya Endang Maria bisa berkonsultasi kepada Fraksi Partai Golkar sebelum usulan tersebut masuk menjadi RUU Prolegnas Prioritas DPR 2020 ini. “Jadi, tidak seharusnya urusan domestik cara mengurus dan mengasuh anak diintervensi negara,” ungkapnya.

Menurut Nurul, urusan keluarga merupakan tanggung jawab masing-masing keluarga tersebut. Negara dan DPR tidak berhak mencampuri ranah privat.

“Untuk yang terkait masalah kekerasan dalam rumah tangga, baik seksual, fisik ataupun ekonomi sudah ada undang-undang yang mengatur, seperti UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan UU KUHP,” imbuhnya.

Diketahui RUU Ketahanan Keluarga memicu perdebatan setelah drafnya tersebar di media sosial. Masyarakat menganggap RUU tersebut menerabas ruang-ruang privat warga negara.

Beberapa aturan yang disoroti adalah pengaturan peran istri, larangan aktivitas seksual BDSM, istri wajib mengurusi rumah tangga, dan kewajiban melapor bagi pelaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

RUU ini diusulkan Netty Prasetiyani dan Ledia Hanifa dari Fraksi PKS, Endang Maria Astuti dari Fraksi Partai Golkar, Sodik Mudjahid dari Fraksi Partai Gerindra, serta Ali Taher dari Fraksi PAN. Draf aturan tersebut masuk dalam Prolegnas Prioritas 2020.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads